Friday, 16 April 2021


Memperluas Pasar, Telur Asin Sidorahayu Mulai Memperkaya Rasa

01 Mar 2021, 10:44 WIBEditor : Gesha

Pembuatan telur asin Sidorahayu | Sumber Foto:FERLY

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang ---Kegiatan pertanian terpadu di Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kota Malang salah satunya adalah  peternakan itik petelur. Umumnya telur asin yang dibuat atau dipasarkan selama ini hanya dengan satu rasa yaitu rasa asin, sehingga dapat menimbulkan kebosanan konsumen. Karenanya, perlu kreasi untuk bisa memperkaya rasa.

Pertanian terpadu ala masyarakat Sidorahayu ini dikembangkan bersama kelompok peternak yang diketuai Nur Samiaji dan berkolaborasi dengan kelompok tani Rahayu I yang merupakan petani milenial program Youth Enterpreneurship And Employment Support Services Programme (YESS Program ), Abdillah Almizsan. Kolaborasi ini dilakukan dimana ada sebagian anggota petani yang berbudidaya tanaman pangan padi dan jagung dengan memanfaatkan limbah kotoran ternak itik petelur tersebut.

Limbah   kotoran ternak digunakan sebagai pupuk organic non kimia yang digunakan sebagai pupuk organik untuk menambah kandungan nutrisi mikro pada tanah serta menggurangi ketergantungan pemakaian pupuk kimia. Dimana kegiatan Pertanian Terpadu harus selaras dengan konsep Pertanian yang berkesinambungan (Agrosustainable) yang mana pertanian berkonsep ramah lingkungan dengan produk pertanian yang berkonsep Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

Salah satu produk pertanian terpadu yang masuk dalam Program Pengembangan Sumberdaya Pangan lokal dan mampu mendongkrak ekonomi petani adalah telur asin Sidorahayu. Hasil olahan berbahan dasar telur bebek ini kerap dijadikan lauk atau sekadar camilan. Umumnya telur asin yang dibuat atau dipasarkan selama ini hanya dengan satu rasa yaitu rasa asin, sehingga dapat menimbulkan kebosanan konsumen.

Agar mampu menarik peluang pemasaran yang lebih luas lagi, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang bersama ibu-ibu KWT Rahayu mulai berpikir untuk memperkaya rasa telur asin Sidorahayu. Telur asin aneka rasa akan menambah variasi baru produk telur asin yang sudah ada.

Produk telur asin pada dasarnya bisa dikembangkan dalam berbagai macam aroma dan rasa, misalnya saja telur asin aroma buah, telur asin rasa seafood (udang, ikan), rasa bawang, rasa jahe, cabe/pedas, jeruk, rempah dan lain sebagainya. Telur asin aneka rasa ini diolah telur bebek segar utuh yang diawetkan dengan adonan yang terdiri dari campuran lumpur tanah liat dan garam ditambah dengan aneka rasa kemudiam diperam selama 7-14 hari.

Untuk membuat telur aneka rasa sebenarnya tidaklah sulit, hanya memerlukan sedikit ketelatenan dan kesabaran. Karena setiap detail langkah akan memengaruhi hasil dari telur asin aneka rasa. Ada tiga tahapan yang harus dilakukan untuk membuat telur asin aneka rasa yaitu pembersihan, pengasinan dan sekaligus memberikan aroma pada telur asin serta pemeraman.

Namun selama usaha ini berjalan, produsen telur asin hanya membuat olahan telur asin saja, tanpa ada varian rasa. Belum ada yang mengolah telur asin dengan aneka rasa sehingga mereka tidak mampu melihat peluang dan kesempatan untuk memperluas pemasaran telur asin tersebut melalui diversifikasi produk.

 

Reporter : Ferly Tambunan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018