Wednesday, 14 April 2021


Jual Akuarium, Berkah Zuhri terus Mengalir saat Covid-19

31 Mar 2021, 09:06 WIBEditor : Yulianto

Zuhri, pejual akuarium yang mempunyai kios di Taman Anggrek Ragunan | Sumber Foto:Echa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Pandemi Covid-19 di satu sisi memberikan dampak besar terhadap perekonomian. Tapi di sisi lain ada juga yang menangguk untung dari meningkatnya minat masyarakat dalam memelihara tanaman atau ikan hias

Kegiatan tersebut memang menjadi salah satu cara masyarakat menghilangkan stres saat Work From Home atau aktivitas di rumah. Banyaknya orang yang memelihara ikan sebagai ajang refreshing dan penghias rumah, membuat kebutuhan akan akuarium juga meningkat.

Berbagai macam jenis dan bentuk bak kaca itu semakin banyak diburu. Meskipun pembuatan akuarium tergolong mudah, hanya perlu sediakan bahan baku berupa kaca, potong sesuai selera dan membentuknya menjadi balok.

Tidak semua orang punya keinginan dan keterampilan untuk bersusah payah membuat akuarium. Namun bagi Zuhri (43) meningkatnya masyarakat untuk memelihara ikan justru menjadi rezeki nomplok. “Geliat pasar saat ini marak sekali, masih bagus walaupun Covid-19, permintaan pembeli perhari bisa sampai 20 pcs aquarium. Alhamdulillaah perhari saya bisa peroleh Rp. Rp. 400.000,” katanya.

Zuhri menjual ukuran akuarium antara 10 cm hingga yang terbesar 2 meter. Harganya cukup bervariasi mulai Rp 15.000/akuarium. Owner Cancer Aquarium yang memiliki kios di Komplek Taman Anggrek Ragunan Pasar Minggu ini telah terjun ke dalam bisnis produksi akuarium sejak 1998 saat Indonesia dilanda krisis moneter.  

“Usaha saya ini sejak kerusuhan 1998, saya mencoba peruntungan di akuarium. Melihat peluang ini pelan tapi pasti ya Alhamdulillaah sampai detik ini bisnis ini masih berjalan,” ujarnya saat ditemui Sinartani di Tempat usahanya.

Ide yang didapatkan Zuhri bermula saat itu dirinya kesulitan untuk mendapatkan akuarium sesuai dengan keinginannya. Akuarium jaman dulu itu tidak banyak model nya hanya besar dan besar banget, saat ini saya buat Aquarium dari mulai kecil untuk hobies pemula hingga Aquarium yang berbentuk besar,” imbuhnya.

Zuhri bercerita saat memulai usahanya, dirinya ikut dengan orang lain. “Dulu saya bisnis ini ikut orang, saya cari ilmu nya dulu ketika dikasih kesempatan sama bos untuk buka usaha sendiri sejak itulah saya buka usaha sendiri,” terangnya.

Zuhri berharap bisa bertahan usaha ini paling tidak tetap stabil dan berjalan terus. Selain menjual akuarium, ia juga menjual berbagai pelengkapan akuarium, seperti obat-obatan , alat alat dan asesories pelengkap akuarium. Bagi yang berminat membeli akuarium, Zuhri melayani penjualan secara  online.

Di saat Covid-19 ini, Zuhri berpesan jangan pernah putus semangat. Sebab, apapun bisa dikerjakan dan ada peluang untuk memulai usaha dari nol. “Walaupun pandemi nggak ada alasan untuk tidak berusaha,” katanya.

--

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANI. Atau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klik: myedisi.com/sinartani/

Reporter : Echa
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018