
Asan manfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya madu
TABLOIDSINARTANI.COM, Serang---Lahan pekarangan rumah saat ini bukan hanya bisa dimanfaatkan untuk budidaya sayuran, tanaman buah dalam pot ataupun bunga-bungaan. Asan Rasudin justru memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk budidaya lebah madu Trigona.
Asan yang juga Ketua Gabungan Kelompok Tani di Desa Damping Kecamatan Pamarayan melihat potensi yang besar dalam budidaya lebah madu Trigona ini. Menurutnya pemanfaatan pekarangan untuk budidaya lebah madu Trigona cukup efisien. Pasalnya, lebah Trigona tidak berperilaku agresif terhadap manusia sehingga aman untuk kondisi di area rumah dan sekitarnya.
“Lebah Trigona ini cukup aman untuk dibudidayakan di pekarangan, karena memang tidak agresif menyerang manusia, sehingga cukup aman bagi anggota keluarga maupun tetangga sekitar,” ujarnya.
Permintaan madu terus meningkat di tengah pandemi ini juga menjadi keuntungan dan motivasi tersendiri bagi petani untuk terus bisa memanfaatkan lahan yang ada sebagai sumber penghasilan tambahan. Saat ini saja, Asan sudah memiliki 5 Stup madu lebah Trigona atau biasa disebut kelulut atau klenceng.
Soal omest, Asan mengaku cukup lumayan mencapai Rp 900.000 satu kali panen. Panen sendiri bisa dilakukan dua kali dalam setahun antara September-November dan Januari-Maret.
Usaha budidaya lebah madu Trigona untuk pekarangan ini rencananya akan disosialisasikan kepada masyarakat petani di Kecamatan Tanara sebagai alternatif tambahan penghasilan. Seperti yang disampaikan Penyuluh Pertanian di Kecamatan Pamarayan, Yoga.
Yoga mengatakan, Asan ini bisa jadi pelopor dalam mengembangkan budidaya lebah madu Trigona di pekarangan dan menjadi contoh bagi petani lainnya. “Kita berharap, Asan ini sebagai ketua Gapoktan bisa menjadi tauladan bagi masyarakat dalam pengelolaan lahan pekarangannya. Dibuktikan bahwa usaha ini sangat menjanjikan dan bisa menjadi sumber alternatif usaha sampingan selain bertani,” ucap Yoga kepada Tabloid Sinar Tani, Minggu (26/9)
Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Pamarayan sendiri akan terus mendampingi dalam pengembangan usaha Budidaya lebah madu Trigona ini. Terlebih Asan dan Gapoktan akan membuat lebih banyak stup di lahan yang lebih luas. Hal ini tentunya juga menjadi demonstrasi percontohan yang konkrit dalam sosialisasi.