
Olahan telur itik
TABLOIDSINARTANI.COM, Gowa --- Pengembangan pangan lokal yang terus digaungkan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), dapat sambutan positif. Salah satunya dari Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa.yang melakukan pendampingan kepada Poktan di daerahnya dalam mengolah telur itik menjadi makanan yang lezat.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), yang meminta jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menggiatkan pengembangan pangan lokal agar meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
“Begitu banyak inovasi pangan lokal kita yang sudah dikembangkan. Jangan sampai hanya berhenti di lisensi. Harus berlanjut ke pasar dan bisa diekspor. Indonesia memiliki beragam sumber daya pangan lokal. Tapi dibutuhkan riset dan inovasi sehingga pangan lokal bisa diterima oleh masyarakat lokal, maupun mancanegara,” tutur Mentan SYL.
Menindaklanjuti instruksi tersebut Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melakukan pendampingan kepada Kelompok Tani (Poktan) Dula Koku, Desa Wailawa, Kecamatan Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah, NTT.
Selain telah menerima bantuan ternak itik di lokasi food estate, Kelompok Tani (Poktan) Dula Koku yang beranggotakan ibu-ibu ini juga mendapatkan pedapingan dari Mahasiswa Polbangtan Gowa.
Bersama dengan penyuluh, mahasiswa Polbangtan Gowa yang juga merupakan kepanjangan tangan dari Kementan ini mendampingi anggota Poktan Dula Koku dalam pengolahan telur menjadi berbagai olahan makanan seperti abon telur dan telur asin,selain dipasarkan dalam bentuk telur segar seperti yang selama ini dilakukan.
Para anggota berharap melalui peran aktif mereka di sektor pertanian dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteran.