
Tomi di depan gerobaknya
TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh Besar --- Kepepet karena pandemi, bisa menghasilkan banyak ide. Seperti yang dilakukan musisi jalanan bernama Tomi Dirsa. Dirinya kepincut untuk berbisnis singkong keju dan ternyata bisa mendatangkan pundi-pundi yang cukup memuaskan.
"Modal awal bisnis singkong keju ini saya peroleh dari penghasilan bernyanyi dan mengamen di beberapa warung kopi dan cafe di kota Banda Aceh," ungkap ujar Tomi Disra kepada tabloidsinartani.com.
Tomi bercerita, ide awalnya muncul saat dia mengamen melihat ada penjual singkong. Dalam benaknya kalau diolah singkong bisa dijadikan peluang bisnis kerja baru. Kemudian Tomi membeli gerobak bekas seharga Rp 2,7 juta hasil tabungan mengamen untuk mulai berbisnis.

Dengan nama Singkong Keju Mr. Tom's, Tomi memilihmangkal di depan Masjid Gampong Kajhu, Aceh Besar. Menu singkong terdapat beberapa varian rasa seperti Balado pedas, keju manis/asin, sapi panggang, barbekiu. Harganya juga bervariasi mulai 5 ribu hingga 12 ribu sesuai ukuran. Tersedia juga menu spesial Banana, strabery, raspberry, taro, grape dan banyak lagi menu lainnya dengan harga 15 ribu per box. "Untuk konsumen yang berminat kami juga melayani pesan antar melalui WA. 0813-7671-9484," ujarnya.
Tomi merupakan anak sulung dari lima bersaudara pasangan Sarliadi dan Asrawati kelahiran Samadua, Aceh Selatan 16 Februari 1998 ini memiliki warna vokal yang mirip musisi ternama Indonesia Glenn Fredly. Pengalamannya bernyanyi sudah diasah sejak duduk di bangku SMP. Untuk menyalurkan bakatnya saat melanjutkan kuliah dia bergabung dalam grup Getzah Band di kampusnya. Tak pelak tahun 2021 ia meraih juara 1 vocal solo tingkat kampus. "Saat mengamen banyak yang reques lagu dan memberi tips," beber mahasiswa FKIP jurusan PGSD Universitas Bina Bangsa Banda Aceh.

Sebelumnya kata Tomi, karena Pandemi Covid-19 melanda, ia pernah gagal dalam berusaha minuman jus. "Namun saya tak pernah berputus asa dan tetap semangat, dari hasil tabungan mengamen buat modal membuka usaha baru," timpalnya.
Menurut ayahnya Sarliadi (50) yang hadir saat launching bisnis singkong keju mengutarakan, walau hobi Tomi bermusik, namun tak membuatnya lalai dalam beribadah. Sebagai anak sulung Tomi memiliki sifat penyayang dan selalu mengayomi adik - adiknya.
Sejak sekolah hingga tamat SMAN 2 tahun 2018 ia sudah mulai mandiri dan tinggal bersama neneknya. Selain itu Tomi kecil adalah anak patuh dan penurut belum pernah membuat jengkel. Kalau pun ada hal yang tidak disenangi sambung Sarliadi, lebih memilih diam ketimbang meluapkan amarah."Dalam keluarga dia juga tak suka hidup bermanja, tapi selalu mandiri dan senang bekerja untuk menolong orangtua dan adik - adiknya," imbuhnya.