Monday, 23 May 2022


Sambal Khas Warung Nasi Uduk Bambu Rotan Bikin Penasaran

24 Jan 2022, 11:12 WIBEditor : Gesha

Aneka sambal jadi andalan di Warung Nasi Uduk Bambu Rotan | Sumber Foto:ABDA

TABLOIDSINARTANI.COM, Banda Aceh --- Sensasi sambal kini menjadi daya tarik rumah makan di Indonesia. Tak terkecuali Warung Nasi Uduk Bambu Rotan yang terkenal di Banda Aceh. Rasa sambalnya begitu unik dan membuat siapa saja penasaran.

Nuansa bambu mulai tampak dari luar hingga dalam warung yang ditata artistik dengan walpaper sehingga menarik perhatian pengunjung dan penasaran untuk mencicipi menu yang disajikan. Warung Nasi Uduk Bambu Rotan terletak di Jalan Prof Ali Hasymi, Pango Banda Banda Aceh miliki resep sambal andalan 3 rasa yang khas di lidah. 

Pasalnya, walau sambalnya agak pedas, ada rasa asam dan manis membuat lidah bergoyang tapi konsumen dibuat penasaran serta ketagihan. Tak terkecuali tabloidsinartani.com mampir untuk mencicipi sensasinya.

"Pelanggannya tidak hanya kawula muda saja, tapi juga ada kalangan menengah ke atas," ujar Andy memulai ceritanya. 

Berbagai macam menu disajikan mulai bakso, mie goreng, nasi uduk, ayam bakar/penyet, ayam cincang, ayam jingkrak, ayam geprek, ikan nila goreng/bakar, lele sambel ijo goreng, iga bakar dan banyak lagi menu khas lainnya serta aneka minuman dan jus tersedia. "Harga makanan dan minuman relatif murah, rata-rata Rp 10 ribu - 20 ribu. Kalau minuman mulai Rp 5 ribu - 15 ribu," sebut Andy berpromosi.

Dari usaha warung tersebut setiap hari menghabiskan 30 kg beras, ayam 60 - 80 ekor, ikan 8-10 kg per hari. Dari omset yang diterima ia mampu menyediakan tempat tinggal dan menggaji 8 karyawan sebesar Rp 1,2 -  2 juta bersih per orang/bulan. 

Andy mengatakan warungnya telah berdiri sejak 2 tahun lalu, koki nya diboyong khusus dari Binjai, Sumatera Utara. Konsepnya sengaja didesain sedemikian rupa bak warung ala Jogja, ventilasi udaranya pun bebas sehingga pengunjung bisa melihat pemandangan sekelilingnya. Lanjut Andy warungnya mulai buka pukul 12.00 hingga 23.00 wib. "Kami juga melayani untuk pemesanan partai  besar melalui pesanan lewat WA. 082352002959," tambahnya.

Motonya selalu disiplin,  ramah senyum dan sopan. Selalu menjaga kebersihan dan pelayanan nomor satu. "Untuk karyawan saya ingatkan agar bekerja dengan baik dan jangan mengecewakan tamu, sebab tamu adalah raja," ucapnya. 

Andy Pratama (29) merupakan anak sulung dari tiga bersaudara pasangan Zainal Abidin dan Syamsiah. Ibunya wafat ketika masih kelas 3 SD. Setelah tamat SMA Andy merantau ke Binjai, dan sempat bekerja menjual Bakso selama 3 tahun.  Selaku milenial Andy mengajak dalam berusaha kuncinya harus punya skill, yakin dan jangan ikut ikutan harus menguasai ilmu.

Alhamdulillah dari usaha tersebut selain berkeluarga dan dikaruniai anak juga bisa memiliki mobil. "Kedepan jika ada rezeki saya akan bangun Ruko sekalian sebagai tempat tinggal," ujarnya bersemangat. 

Syakila Nurazis siswa SMU Negeri 4 Banda Aceh salah satu pelanggan tetap mengungkapkan dari sekian banyak menu, sambel khas Bambu rotan membuat lidah kita bergoyang. "Kami bersama teman sering kemari, karena rasanya yang unik, pedas dan sedikit asam," bebernya.

Menurutnya, walau kita sudah makan, tapi tidak terasa kenyang. "Mungkin pengaruh sambel yang diracik sehingga ingin nambah lagi," ujarnya tersipu.

Reporter : AbdA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018