Kamis, 18 Juli 2024


100 Persen Herbal

28 Jun 2022, 17:25 WIBEditor : Yulianto

Olium Usada, produksi Budi Sutanto | Sumber Foto:Dok. Budi

Menurut Budi, penggunaan bahan-bahan herbal 100 persen itu memang didasarkan pada pengalaman dirinya yang membutuhkan obat gosok untuk mengobati tangan. Namun, setiap menggunakan obat gosok di pasaran, tangannya selalu gatal dan bentol-bentol, karena alergi.

Bahkan menurutnya, minyak gosok yang berkategori herbal pun banyak yang kurang berkhasiat ataupun tidak memberikan sensasi ataupun efek pengobatan. “Karena itu, saya mulai mencari literatur bahan herbal, ekstraksi dan pemasok, terutama dari dalam negeri,” paparnya.

Dari bahan-bahan contoh yang dikumpulkan, Budi mulai mencoba membuat minyak gosok sendiri dan menilai efek yang ditimbulkannya. Komposisi minyak gosok itu antara lain jahe, kapulaga, kunyit, sereh, bawang, cengkeh, minyak kelapa, minyak kayu putih dan 100% bahan herbal lainnya.

Pertama kali dirinya mencoba minyak gosok, terutama untuk mengobati kakinya yang kebas karena memakai sepatu setiap hari serta lutut yang kurang enak bila berjalan. Kemudian setiap hari Budi mengolesi minyak percobaan tersebut.

“Setelah dua bulan, jari kaki mulai terasa kembali dan telapak kaki juga menunjukkan efek yang sama. Persendian lutut juga menunjukkan perbaikan,” paparnya.

Yang menarik, obat gosok itu tidak menimbulkan efek alergi seperti dirasakan jika menggunakan obat gosok yang ada di pasaran. Itu sebabnya, Budi memutuskan untuk memproduksi minyak tersebut dalam jumlah besar dan melakukan uji coba untuk mengetahui fungsi pengobatan lainnya.

Dari percobaan yang ada, minyak gosok yang diberi nama Olium Usada ini bisa membantu meredakan batuk dan flu, membantu membuka pori-pori sehingga mengeluarkan angin di dalam tubuh dan menghangatkan serta menghilangkan kembung.

Selain itu, membantu mengurangi rasa nyeri dan otot kaku, seperti leher yang kaku, pegal linu, sakit pinggang, rematik. Olium Usada juga membantu mengatasi masalah kesulitan tidur, sehingga menjaga vitalitas tubuh.

Menurut Budi, pihaknya juga sudah memiliki ijin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sebelum memasarkan secara komersil Olium Usada. Dari hasil pengujian dan penelitian yang cukup panjang, Olium Usada lolos dari uji bakteri. Selama 3 bulan dan 24 bulan nihil kandungan bakteri E. colli. Produk ini juga lolos uji tekanan tekanan minyak, uji kebersihan dan kemurnian serta pengujian BPOM.

“Semua tes berhasil dilewati sehingga BPOM mengeluarkan Ijin Edar. Ini memantapkan perusahaan untuk memasarkan Olium Usada kepada masyarakat,” katanya.

Budi kini memasarkan pasarkan dengan dua varian. Pertama, varian dewasa dengan sensasi panas yang bisa bertahan lama untuk pengobatan dan penyembuhan. Kedua, varian anak yang tidak menimbulkan panas dan bisa difungsikan sebagai minyak urut dan pijat.

Budi mengatakan, masyarakat bisa memperoleh produk Olium Usada melalui sejumlah marketplace di internet. Bahkan dirinya optimis Olium Usada bisa mengisi kebutuhan masyarakat yang mencari obat gosok herbal 100 persen alami dan tidak menimbulkan efek bagi yang memiliki kulit sensitif dan alergi terhadap bahan-bahan kimia. 

Reporter : julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018