Minggu, 08 Desember 2019


Diolah KWT Sida Megar, Abon Ayam Kian Diminati

15 Apr 2019, 12:55 WIBEditor : Gesha

KWT Sida Megar berhasil mengembangkan abon ayam | Sumber Foto:wasis

Produk unggulan dari KWT Sida Megar dari Desa/Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap ini adalah olahan abon ayam dan ikan lele serta aneka peyek sudah berjalan sekitar setahun yang lalu.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Cilacap --- Abon ayam banyak peminatnya juga termasuk ke dalam salah satu jenis abon yang populer di kalangan masyarakat. Salah satunya diolah Kelompok Wanita Tani Sida Megar, Kabupaten Cilacap. 

"Kami bisa membuat abon ayam dari pengalaman mengikuti pelatihan pembuatan abon sebelumnya. Mengenai mengolah abon ayam secara bersama-sama dengan rekan anggota kelompok. Harga abon ayam Rp 230 ribu per kilogramnya. Kami juga menerima abon ayam dengan rasa pedas," papar anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Sida Megar, Yuniyani.

Produk unggulan dari KWT Sida Megar dari Desa/Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap ini adalah olahan abon ayam dan ikan lele serta aneka peyek sudah berjalan sekitar setahun yang lalu.

Kelompok tersebut semuanya beranggotakan 35 orang yang sudah berdiri sejak Februari 2013. Secara prestasi KWT Sida Megar telah meraih juara tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 untuk bidang olahan pangan lokal. 

"Pemasaran abon sat ini melalui online ada juga yang dijual di warung KWT. Mengolah abon ditangani oleh empat anggota yang sudah pernah mengikuti pelatihan," ungkapnya.

Secara terpisah Kepala Desa Adipala Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap Subandono mengatakan, Pemerintah Desa (Pemdes) Adipala mendukung kegiatan KWT dalam berwirausaha khusunya pembuatan abon. Kedepan KWT yang lain akan di dukung agar produktif dalam olahan pangan lokalnya.

"Warga saya ada yang kreatif bidang ekonomi desa, kita dukung untuk produk unggulan. Kami membantu dana untuk operasional kegiatan KWT dalam setiap tahun anggarannya. Sebagai bukti dukungan Pemdes terhadap kelompok Wanita Tani," pungkasnya.

Cara Membuat

Abon ayam memang pada umumnya disukai masyarakat karena memiliki warna, rasa, dan tekstur yang khas.

Warna khas abon ayam ini adalah warna cokelat keemasan. Produk akhir proses pengolahan abon ayam ini rasa gurih dan lezat dengan penambahan bumbu rempah-rempah.

Cara membuat abon ayam yaitu, daging ayam dibersihkan dari lemak, dipisahkan kulitnya dan dicuci bersih.

Kemudian direbus kurang lebih selama 10-15 menit sampai daging ayamnya itu terasa empuk. Setelah direbus, daging ayam disuwir-suwir.

Kemudian disiapkan bumbu-bumbu sebagai berikut : ketumbar, bawang merah, bawang putih, kemiri, asam, jinten, lengkuas, sereh, daun salam dan daun jeruk purut.

Untuk ketumbar, bawang merah, bawang putih, jinten, lengkuas dan kemiri dihaluskan, sedang bumbu yang lain tidak, kecuali batang sereh dikeprek, garam dan gula merah disisir halus ditambahkan santan kelapa secukupnya.

Kemudian dimasukkan ke dalam wajan yang minyaknya sudah dipanasi dengan api sedang. Setelah itu masukkan bumbu-bumbu yang sudah disiapkan tadi beserta suwiran daging ayam.

Campur aduk sampai merata dan kering, sampai suwiran daging ayamnya berwarna cokelat keemasan. Setelah itu, di peras mesin spinner minyak kemudian ditiriskan.

Reporter : Wasis
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018