Sabtu, 17 Agustus 2019


Lezat, Unik dan Kreatif Dengan Abon Telur

03 Mei 2019, 14:39 WIBEditor : Gesha

Abon telur bisa menjadi peluang usaha yang menggiurkan jika ditekuni dengan baik | Sumber Foto:ISTIMEWA

Ternyata abon juga bisa dibuat dari telur, dengan rasa dan kandungan gizi yang tak kalah dengan abon daging lainnya. Bahkan cara pembuatannya sangat mudah dan murah. Teknologi dan peralatan yang digunakan juga sederhana.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Maros --- Biasanya abon terbuat dari daging sapi, ayam, ikan tapi khusus untuk olahan abon ini terbuat dari telur atau telor, masa sih telur bisa dijadikan abon?. Siapa tahu resep ini bisa Anda jadikan peluang usaha untuk sekedar menambah pendapatan keluarga bahkan bisa ditekuni dengan serius.

Abon adalah makanan yang yang terbuat dari serat daging hewan. Penampilannya biasanya berwarna cokelat terang hingga kehitam-hitaman dikarenakan dibumbui kecap. Abon tampak seperti serat-serat kapas, karena didominasi oleh serat-serat otot yang mengering yang disuwir-suwir.

Karena kering dan nyaris tak memiliki sisa kadar air, abon biasanya awet disimpan berminggu-minggu hingga berbulan-bulan dalam kemasan yang kedap udara.

Selain terbuat dari bahan dasar daging (sapi, kambing, kuda, babi, dan domba), ada beberapa abon yang pembuatannya memakai bahan dasar dari makanan laut, seperti ikan tuna, ikan lele, ikan tongkol, belut, kepiting laut, dan udang.

Namun ternyata abon juga bisa dibuat dari telur, dengan rasa dan kandungan gizi yang tak kalah dengan abon daging lainnya. Bahkan cara pembuatannya sangat mudah dan murah. Teknologi dan peralatan yang digunakan juga sederhana dan relatif tidak memerlukan investasi modal yang besar.

Salah satu pengusaha yang sudah berhasil memasarkan abon telur adalah Salmia dengan produknya Mia Abon dari Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Produk UKM Mia Abon milik Salmia, sudah memiliki sertifikat halal bernomor 06050011941018 dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Ide awalnya saya dari mencicipi abon telur di kondangan saudara. Saya langsung eksekusi coba sendiri. Saya awalnya membuat 10 kilogram abon telur yang dijual ke kalangan tetangga dan keluarga. Responnya sangat positif. Karena pesanan langsung masuk beberapa hari setelahnya,” bebernya.

Harga Mia Abon yang dijualnya juga tergolong murah yaitu Rp 20 ribu per bungkus dengan berat isi 200 gram. Bagi yang ingin pesan banyak bisa langsung pesan ke rumah,” tutur Salmia yang mengaku mendapatkan orderan dalam sebulan sampai 100 kg abon telur.

Kini, abon buatan Salmia ini sudah menembus mall terkenal di Maros setelah dirinya mendapatkan kehalalan produk abon telur. "Produk saya sudah dipasarkan ke Grand Mal Maros, Backlove Bandara, Zazil Bakery, Land Antang, dan juga beberapa teman dari Makassar sebagai reseller," katanya.

 

Pembuatan Abon Telur

Berikut ini cara pembuatan Abon telur yang mudah untuk dicoba,:

1.      Siapkan 20 butir telur ayam segar

2.      Siapkan bumbu yang terdiri dari cabai merah (20 buah), bawang merah goreng (10 sendok makan), bawang putih goreng (5 sendok makan), Kacang goreng gerus halus (10 sendok makan), lada halus (4 sendok makan), seledri diiris halus (5 batang), gula halus putih (5 sendok makan), kentang kupas (5 buah) dan bumbu penyedap (secukupnya).

3.      Kocok telur pada wadah pengocok dan campur dengan bumbu penyedap secukupnya.

4.      Panaskan minyak di atas wajan dengan nyala api sedang, sambil menyiapkan bambu /sodet untuk mengacak-ngacak telur.

5.      Ambil telur hasil kocokan sedikit demi sedikit dengan menggunakan sendok makan/sendok kuah.

6.     Tuangkan dalam saringan santan dan sebarkanv   Adonan telur yang asuk dalam wajan langsung diputar dengan menggunakan bambu ( upayakan putaran dengan arah yang sama dan telur jangan sampai menggumpal)

7.     Melakukan hal ini tidak dapat hanya 1 orang saja tetapi harus dengan bantuan 2 orang agar jangan sampai telur menggumpal.

8.      Campur semua bumbu dan kentang serta saledri dan bawang merah ke dalam telur

9.      Aduk sampai tercampur merata dan Goreng sampai berwarna kuning agak kecoklatan.

10.  Siapkan alat pengepres abon stainless, masukan telur hasil gorengan ke dalam alat pengepress.

11.  Gunakan wadah untuk menampung Minyak hasil pres. Usahakan sampai telur tidak lagi banyak mengandung minyak agar abon memiliki daya tahan simpan yang panjang.

12.  Siapkan bahan plastik kemasan dan masukan Abon dalam kemasan untuk kemudian dihekter/dijepit

 

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018