Thursday, 24 September 2020


Uji Adrenalin di Citumang

23 Jan 2020, 15:08 WIBEditor : Clara

Salah satu spot di Citumang | Sumber Foto:Agustin

TABLOIDSINARTANI.COM, Pangandaran---Bosan bermain air di pantai? Yuk, kita beralih ke body rafting! Selama ini kalau kita ingin mengikuti arung jeram, harus menggunakan perahu karet dan dayung. Kalau bahasa di kalangan pecinta alam adalah rafting. Kegiatan ini di Pangandaran tidak memerlukan perahu karet dan dayung, cukup dengan menggunakan badan kita sendiri. Namanya adalah body rafting.

Lokasi body rafting memang sebagian besar berada di Pangandaran. Sungainya yang dangkal serta tidak terlalu lebar, arusnya tidak terlalu deras, membuat aman untuk melakukan kegiatan body rafting. Menurut pemandu wisata Pangandaran, body rafting di Pangandaran ini ada tujuh lokasi. Green Canyon, Citumang, Santirah, Jojogan, Batu Lumpang, Ciwayang, dan Goa Lanang. “Dari ketujuh lokasi tersebut memang yang paling terkenal adalah Green Canyon. Tetapi untuk yang membawa anak-anak dan ingin yang sedikit lebih aman Citumang tempatnya,” ungkapnya.

Wisata Alam Citumang sendiri lokasinya berada di Desa Bojong, Kecamatan Parigi. Dari Pantai Pangandaran, membutuhkan waktu tempuh selama 30 menit. Selama perjalanan menuju Citumang, kita disuguhi pemandangan alam yang cukup membuat mata yang lelah menjadi segar kembali. Pesisir pantai yang putih, areal persawahan, dan hutan-hutan yang masih terbilang asri. Apabila yang perginya rombongan dengan menggunakan bus besar, perlu menggunakan angkot atau mobil bak terbuka ke lokasi body rafting karena jalannya kecil. “Citumang ini beda dengan yang lain. Kita disuguhi dengan pemandangan alam hutan, gua yang ada di hulu sungai dan airnya yang cukup jernih. Inilah keunikan Citumang,” terang Ujang.

Kegiatan ini dilakukan di aliran sungai sepanjang kurang lebih 1,5 km dengan memakan waktu kurang lebih 2 jam. Harga yang ditawarkan tidak membuat kantong jebol, cukup mengeluarkan Rp 85 ribu per orang, kita mendapatkan fasilitas: tiket masuk Citumang, asuransi, peralatan body rafting, pemandi wisata (ranger), terapi ikan, dokumentasi, dan makan siang. Sebaiknya untuk melakukan kegiatan ini dilakukan pada pagi hari karena kalau sudah memasuki Pukul 14.00 WIB, pengelola wisata tidak mau menerima karena masalah keselamatan.

Begitu sampai ke area body rafting, peserta  diwajibkan mendengar pengarahan dari para ranger (orang yang memantau dan mengarahkan  pada saat body rafting) dan menggunakan pelampung sebagai pengaman. Setelah itu, peserta diarahkan berjalan ke arah hulu (kurang lebih 10 menit) untuk memulai kegiatan yang sebenarnya.

Pada saat sampai di hulu, sebelum memulai kegiatan utamanya, kita dapat melakukan terapi ikan, yakni mencemplungkan kaki ke kolam yang isinya ikan-ikan kecil. Kemudian ikan-ikan tersebut, mengigitinya. “Kalau kumpulan ikannya sangat banyak di kaki kita, tandanya di kaki kita ada penyakit kulitnya,” ujar Ujang.

Setelah terapi ikan, peserta body rafting harus melakukan pemanasan agar fokus dan tidak terjadi keram ketika melakukan kegiatannya. Setelah itu, oleh ranger diarahkan untuk menyusuri gua yang bisa dibilang sangat pendek. Bagi yang mau memacu adrenalin, ketika di mulut gua dapat mencoba memanjat dengan menggunakan akar phon ke tebing setinggi 12 meter, lalu loncat ke dalam air. Sensasinya tentu berbeda, tetapi kalau nyalinya kurang, lebih baik jangan daripada menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketika menyusuri gua, mulai dapat dikatakan kegiatan body rafting. Di dalamnya terdapat banyak stalaktit. Setelah menyusuri gua kurang lebih 3 menit, baru kita mengikuti arus aliran Sungai Citumang ke arah hilir. Tantangan ketika menyusuri sungai ini, cukup membuat kita jadi jiwa petualang. Menyusuri sungai yang dikelilingi pepohonan hijau, menyusuri bebatuan alam, dan loncat dari batu sungai. Lebih asiknya lagi, ranger mengajak kita untuk ‘train water’, yakni seluruh peserta saling berpegangan memanjang dan mengambang mengikuti aliran sungai sampai batas akhir petualangan.

Selesai kegiatan mulai lapar melanda. Langsung saja eksekusi makan siang yang telah disiapkan di dalam paket body rafting Citumang. Makanan yang disuguhkan berupa nasi liwet, ayam goreng, tahu, tempe, sambal, lalapan, jengkol, dan air mineral. Jadi tunggu apalagi, yuk kita uji adrenalin di Citumang!

Reporter : Agustin
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018