Friday, 18 June 2021


Kunjungan Wisata di Sulsel Dibatasi Separuh dari Kapasitas

14 May 2021, 13:27 WIBEditor : Ahmad Soim

Kunjungan wisata di Sulsel Dibatasi | Sumber Foto:Suriady

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Sulsel  — Libur panjang yang bertepatan dengan cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H, bisa menjadikan melonjaknya kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata.

Untuk antisipasi kerumunan masa, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel mengeluarkan instruksi dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19, serta mencegah terjadinya cluster baru penularan Covid-19 yang bersumber dari tempat-tempat/destinasi wisata menetapkan kebijakan khusus.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, meminta agar Bupati dan Wali Kota se Sulsel memperhatikan beberapa hal terkait kunjungan masyarakat ke destinasi wisata. Antara lain, membatasi pengunjung tempat/destinasi wisata maksimal 50 persen dari kapasitas lokasi.

BACA JUGA:

“Pemerintah daerah juga harus memastikan bahwa protokol kesehatan utk pencegahan Covid-19 (jaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan) diterapkan di dalam tempat/destinasi wisata,” pesan Andi Sudirman.

Jika pengunjug mencapai kapasitas maksimal 50 persen, lanjut Andi Sudirman, diharapkan untuk menutup pintu masuk dan melakukan pengawasan penegakan protokol bagi pengunjung yang antri masuk atau menunggu giliran di pintu masuk. “Rekayasa pengalihan arus lalu lintas dengan sistem buka tutup menuju destinasi dapat diberlakukan dengan berkoordinasi instansi terkait,” terangnya.

Ia juga meminta agar Bupati dan Wali Kota melakukan koordinasi yang dianggap perlu dengan TNI/Polri, serta pengelola tempat/destinasi wisata untuk memastikan pelaksanaan hal-hal tersebut. Termasuk, menempatkan pos pantau terpadu pencegahan penyebaran Covid-19 khusus destinasi wisata dari unsur TNI/Polri, Kesehatan, Perhubungan, Satpol PP, dan Pemerintah Kelurahan/ Desa.

“Bupati dan Wali Kota juga harus menunjuk petugas pengawas patroli keliling anti kerumunan di dalam tempat-tempat wisata,” tegasnya.

Diketahui, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah aturan untuk mencegah penularan Covid-19. Salah satunya, mengenai larangan mudik.

=== 

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/  

 

 

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018