Sunday, 24 October 2021


Pulau Berhala, Pataya di  Bumi Serdang Bedagai  

23 Sep 2021, 15:49 WIBEditor : Yulianto

Pantai Pulau Bahari, Serdang Bedagai | Sumber Foto:Gultom

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Serdang Bedagai---Jika sempat melawat ke Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara jangan pernah lewatkan untuk berwisata ke pantainya. Salah satu wisata yang patut dikunjungi adalah Pulau Berhala dan Pantai Cermin Timepark.

Untuk menuju Pulau Berhala dari pusat kota Medan jaraknya mencapai 65 Km. Dengan menggunakan jalan tol dapat di tempuh hanya dalam waktu 2 jam untuk sampai Desa Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin. Dari lokasi tersebut menuju Pulau Berhala bisa menggunakan kapal bot yang ditempuh dalam waktu 3 jam. Wisata lainnya adalah Pantai Cermin Timepark dengan menggunakan spebot 2 jam.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Serdang Bedagai, Hj Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan, untuk mendukung Program Bupati Serdang Badagai Maju Terus, pihaknya menggerakkan wisata Bahari dengan Program Pataya (Pertanian, Parawisata dan Budaya).

Dalam program tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Serdang bedagai menggabungkan tiga potensi untuk mendatangkan wisatawan lokal dan mancanegara. “Kami menjadikan Pulau Berhala sebagai Ecomarine Tourisem sesuai Perda Kabupaten Serdang Bedagai Nomor 12 Tahun 2006. Dalam Perda tersebut disebutkan pengelolaan pulau menjadi daerah perikanan dan wisata serta konservasi laut,” katanya.

Di Pulau Berhala, wisatawan bisa menikmati panorama (sunrise, sunset dan potensi alam). Bahkan wisatawan, selain bermain dipantai, bisa melakukan diving, snorkeling, hiking, caveanture. “Sebagai upaya konservasi flora dan fauna, pemerintah daerah telah melarang menangkap ikan dan melabuhkan jangkar dalam radius 1 mil laut. Bahkan kunjungan terbatas 100 orang secara bersamaan,” katanya.

Sri Wahyuni mengatakan, saat ini potensi bibir pantai yang telah dimanfaatkan masyarakat untuk menjadi destinasi wisata lebih kurang 15 pantai. Diantaranya, Pantai Pondok Permai, Bali Lestari, Cemara Kembar, TimePark. Bahkan beberapa hotel dengan fasilitas lengkap juga sudah tersedia.

Disamping pantai tersebut ada juga pantai khusus Hutan Mangrove yang dipenuhi hutan bakau. “Dalam memanjakan wisatawan juga banyak tersaji panagan laut yang masih segar hasil tangkapan nelayan seperti ikan kerapuh, tongkol, kepiting, udang dan lainnya,” katanya.

Sri Wahyuni berharap potensi Pataya memberikan kontribusi pembangunan berkelanjutan. Pemkab Serdang Bedagai juga menjadikan wisata Bahari Pulau Berhala  menjadi destinasi unggulan Sumatera Utara.

Dikatakan, wisata pantai juga menjadi andalan peluang investasi pada sektor wisata kelautan Bahari. Beberapa potensial untuk dikembangkan adalah pengembangan usaha di sektor perikanan tangkap, perikanan budidaya air tawar, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, wisata  bahari, serta pemanfaatan perairan umum.

Sesuai dengan PermenKP No 21 tahun 2020 tentang  Rencana Zonasi Kawasan Startegis Nasional tertentu pulau-pulau kecil terluar, Pulau Berhala menjadi salah satu kawasan bahari yang wajib dijaga dan dilindingan, serta dilestarikan biota laut, baik yang ada di darat dan dalam lautnya. Pulau dengan luas 40.35 ha ini merupakan pulau yang berbatas langsung dengan Selat Malaka.

Bahkan untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia ditugaskan  Korps Marinir TNI AL khusus jajaran Pasmar 1. Mengacu dari PermenKP, Pemda menerbitkan Perda Kabupaten Serdang Bedagai No 12 Tahun 2006 yaitu ecomarine turisme pulau berhala.

Karateristik geografis wilayah  berupa dataran tinggi dataran sedang dan rendah atau pantai. “Kami berharap mampu berbenah diri untuk menjadikan sektor pantai bahari bahari dan perikanan darat,” katanya.

Reporter : RE. Gultom
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018