Jumat, 06 Desember 2019


Tahun 2020, KKP Targetkan Produksi Perikanan 26,46 juta ton

22 Nov 2019, 17:32 WIBEditor : Gesha

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo memaparkan beragam target dari KKP di tahun 2020 | Sumber Foto:HUMAS KKP

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan target produksi perikanan pada tahun 2020 sebanyak 26,46 juta ton. Dari target produksi perikanan tersebut, sebanyak  8,02 juta ton berasal dari perikanan tangkap, 7,45 juta ton dari perikanan budidaya, dan 10,99 juta ton dari  rumput laut.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo mengatakan,  dari target  produksi perikanan tangkap sebesar 8,02 juta ton ini terdiri dari produksi perikanan tangkap di laut sebesar 7,38 juta ton dan perairan darat sebesar 636.080 ton. “Pada tahun 2020. KKP menargetkan pertumbuhan PDB Perikanan sebesar 7,9 persen, nilai tukar nelayan 115, produksi garam nasional 3 juta ton, angka konsumsi ikan 56,39 kg per kapita, nilai ekspor perikanan USD6,17 miliar, dan luas kawasan konservasi 23,4 juta hektar,” papar Edhy Prabowo  saat Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IV DPR RI, di Jakarta.

Sedangkan kenaikan produksi  perikanan pada tahun 2020  yang diproyeksikan sebesar 5,3 persen tersebut diharapkan dapat diperoleh dari kegiatan prioritas KKP. Diantara kegiatan prioritas tersebut adalah, dari bantuan pemerintah, pembangunan infrastruktur, perbaikan sistem pendataan, peningkatan akses permodalan, dan sebagainya. “Peran dari pemerintah daerah dan masyarakat/swasta diharapkan dapat turut berkontribusi,” ujarnya.

 

Menteri Edhy dalam Raker tersebut juga memaparkan capaian pembangunan kelautan dan perikanan triwulan III tahun 2019. Tercatat, pada periode tersebut, PDB perikanan tumbuh 5,85 persen atau mengalami kenaikan sebesar 48,2 persen jika dibandingkan dengan triwulan III tahun 2018. Nilai PDB ini juga disebut lebih tinggi yaitu sebesar Rp 63,41 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018 yang hanya sebesar Rp 59,91 triliun.

Menurut Edhy, kontribusi PDB perikanan triwulan III atas dasar harga yang berlaku tahun 2014-2018 terhadap PDB nasional meningkat dari rata-rata 2,32 persen pada tahun 2014 menjadi rata-rata 2,6 persen pada tahun 2018. Hal tersebut  menunjukkan adanya peningkatan nilai tambah yang mencerminkan peningkatan pendapatan para pelaku sektor perikanan.

Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin mengatakan, KKP perlu menghadirkan terobosan kebijakan program dan kegiatan yang sejalan dengan kebutuhan rakyat. Hal ini diperlukan dalam rangka percepatan pembangunan sektor kelautan perikanan.

Terkait paparan rencana program dan kegiatan TA 2020,  Sudin meminta KKP untuk melakukan pendalaman lebih detail, khususnya terhadap program-program bantuan yang telah disiapkan agar disesuaikan dengan kearifan lokal dan segera disosialisasikan ke masyarakat.

Komisi IV DPR RI juga meminta agar kapal-kapal pelaku IUU Fishing yang telah memiliki kekuatan hukum tetap yang keputusannya dirampas untuk negara dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan seperti lembaga pendidikan, koperasi, dan badan hukum yang memiliki kompetensi di bidang usaha penangkapan ikan.  Komisi IV DPR RI juga meminta KKP mengoptimalkan pengembangan sentra kelautan dan perikanan dan program unggulan yang menjadi prioritas di setiap provinsi untuk mencapai kemandirian ekspor demi kesejahteraan masyarakat pesisir, nelayan, pembudidaya ikan, dan petambak garam.

 

Reporter : Indarto
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018