Sabtu, 14 Desember 2019


Pemerintah Optimis Capai Target Konsumsi Ikan 54 Kg/Kapita

25 Nov 2019, 16:47 WIBEditor : Yulianto

Peringatan Hari Ikan Nasional di Parkir Timur Monas | Sumber Foto:Dok. KKP

Pemerintah mematok target konsumsi ikan nasional sebesar 54 kg/kapita untuk tahun 2019. Dari target tersebut, per Oktober 2019, baru tercapai 50,49 kg/kapita

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) optimis bisa mencapai target konsumsi ikan nasional sebesar 54 kg/kapita pada tahun 2019. Optimisme ini tak lepas dari upaya pemerintah sepanjang satu tahun terakhir  mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi ikan melalui Gerakan Memasyaratkan Makan Ikan (Gemarikan).

Untuk menggairahkan masyarakat meningkatkan konsumsi ikan, pemerintah juga menggelar Festival Perikanan Nusantara di area parkir timur Monas, Jakarta, Minggu (24/11). Kegiatan yang digelar dalam rangka merayakan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-6 bersama-sama KKP dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Agus Suherman mengatakan, festival ini bertujuan mengajak masyarakat terutama anak-anak usia dini untuk mengonsumsi ikan untuk memberantas stunting.  “Ikan mengandung omega 3 dan protein tinggi yang baik untuk pemenuhan gizi anak. Ikan sangat penting untuk generasi kita, generasi anak bangsa seluruh Indonesia,” katanya.

Pemerintah mematok target konsumsi ikan nasional sebesar 54 kg/kapita untuk tahun 2019.  Dari target tersebut, per Oktober 2019,  baru tercapai 50,49 kg/kapita. “Kami optimis bahwa target dapat tercapai dengan kerja keras yang dilakukan oleh berbagai pihak,” ujarnya.

Ketua Umum Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi),  Prof. Netti Herawati  menyatakan, sangat prihatin dengan angka stunting yang tinggi di Indonesia. Untuk itu, Himpaudi menggerakan seluruh Paud  se-Indonesia dalam gerakan edukasi makan ikan secara serentak pada Kamis (21/11) lalu. 

Tercatat,  34 provinsi di seluruh Indonesia mengikuti gerakan edukasi makan ikan di Hari Ikan Nasional yang diikuti oleh anak-anak usia dini yang turut didukung oleh bunda-bundanya. Himpaudi juga akan mulai menetapkan hari makan ikan tiap minggunya.

“Beberapa kabupaten/kota dan provinsi sudah merancang hari makan ikan di daerahnya masing-masing untuk meningkatkan konsumsi ikan guna memberantas stunting. Di Jogja misalnya akan menggelar Hari Jumat Makan Ikan,” kata  Netti.

Pemda DKI Sediakan Ikan Kembung

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Darjamuni menyatakan, Pemprov DKI Jakarta turut mendukung peningkatan konsumsi ikan di DKI Jakarta melalui sejumlah kegiatan yang dilakukan sepanjang tahun ini. Salah satunya dengan menyosialisasikan Gemarikan di seluruh kelurahan di DKI Jakarta.

Darjamuni mengatakan, ada 267 kelurahan di Jakarta.  Di setiap kelurahan ada 200 orang yang turut bergerak sehingga jumlahnya kemarin kami kumpulkan 53.400 orang, ditambah dengan 1.000 orang Dinas KPKP dalam sosialisasi Gemarikan di Jakarta.

“Pemprov DKI juga menyediakan ikan kembung sebagai salah satu dari 6 produk pangan murah bersubsidi bagi masyarakat. Setiap bulannya, Pemprov DKI menyediakan 600-700 ton ikan kembung bagi masyarakat. Dan program ini berjalan setiap tahun,” paparnya.

Dia juga mengatakan, ikan kembung tersebut dibeli masyarakat dengan harga hanya Rp13.000/kg. Sisanya dibayar Pemprov DKI Jakarta.  Selain itu, Pemprov DKI juga melakukan diversifikasi olahan hasil perikanan. “Kami juga melakukan pengawasan pasar untuk memastikan penyediaan mutu ikan yang baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Tercatat,  dari 153 pasar di Jakarta, sebanyak 67 pasar yang dinyatakan bisa menyiapkan ikan tanpa menggunakan bahan berbahaya.  “Kami berharap segala upaya yang telah dilakukan Pemprov DKI dapat meningkatkan angka konsumsi ikan. Mudah-mudahan ini dapat memacu kami untuk meningkatkan konsumsi makan ikan di DKI Jakarta,” tutur Darjamuni.

 

Reporter : Indarto
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018