Friday, 05 June 2020


KKP Gaungkan "Lebaran Ikan"

23 May 2020, 14:44 WIBEditor : Indarto

Konsumsi ikan saat lebaran | Sumber Foto:Dok. Biro Humas dan KLN KKP

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat bisa merayakan momen Lebaran dengan menu makanan yang berbeda, yakni produk perikanan.

 


TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Aksi sosial selama Ramadhan dan jelang Lebaran tahun ini dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Jelang Lebaran (Idul Fitri)  Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo  mengenalkan kegiatan sosial bertajuk “Lebaran Ikan” dengan melibatkan unit pelaksana teknis (UPT) KKP.

Menteri Edhy berharap,  melalui kegiatan tersebut, masyarakat bisa merayakan momen Lebaran dengan menu makanan yang berbeda, yakni produk perikanan.

“Merayakan lebaran tidak harus memasak opor ayam atau rendang daging, tapi juga bisa produk perikanan yang memiliki manfaat dan kandungan gizi yang tinggi,” kata Menteri Edhy di Jakarta, Sabtu (23/5).

Pada  kegiatan tersebut KKP akan membagikan ikan segar seberat 5 kg untuk masyarakat kurang mampu. Adapun sasaran penerima paket lebaran ikan ialah 15.000 kepala keluarga yang tersebar di Indonesia.

“Kegiatan ini menjadi wujud bakti kita kepada masyarakat di hari raya Idul Fitri,” ujarnya.

Produk ikan segar dalam “Lebaran Ikan” berasal dari para nelayan dan pembudidaya ikan. Selain bertujuan untuk menyerap produksi mereka , lanjut Edhy,  kegiatan ini bisa meningkatkan minat masyarakat dalam mengonsumsi ikan.

“Jadi gerakan ayo konsumsi ikan akan kita terus suarakan, dan lebaran ikan ini menjadi salah satu bentuknya,” paparnya

Seperti diketahui, sebelumnya KKP melakukan  pembagian 15.000 nasi ikan perhari selama Ramadhan. Kegiatan tersebut tidak menggunakan dana APBN, melainkan berasal dari donasi seluruh pegawai, baik pusat maupun UPT KKP. Gerakan nasi ikan juga mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan seperti anggota DPR, organisasi nelayan serta praktisi pangan.

Bahkan Guru Besar Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB), Profesor Nurjanah menyarankan,  pemerintah untuk menjadikan nasi ikan sebagai program nasional. Tujuannya agar jangkauan manfaat gerakan ini bisa lebih lebih luas, mulai dari sektor hulu hingga hilir. 

 

Reporter : Dimas
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018