Tuesday, 14 July 2020


Dua Pelaku Bom Ikan di Lombok Timur Diamankan Aparat Gabungan

24 Jun 2020, 17:54 WIBEditor : Indarto

Pelaku bom ikan diamankan | Sumber Foto:Dok. Humas PSDKP

Setelah melakukan pemeriksaan perahu pelaku, aparat menemukan beberapa bukti petunjuk yang mengarahkan kepada pelaku. Akhirnya dengan pendekatan secara persuasif kepada keluarga, pelaku berhasil ditangkap.

 

 


TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta--- Aksi pengeboman ikan kembali terjadi di wilayah perairan Lombok Timur. Meskipun sempat berusaha membuang barang bukti bom ikan dan melarikan diri,  kedua pelaku akhirnya ditangkap oleh aparat gabungan dari KKP dan TNI AL di rumahnya.

”Pelaku pengebom ikan ditangkap oleh Aparat gabungan yang terdiri dari Pengawas Perikanan pada Satwas SDKP Lombok Timur dan POS TNI AL Selat Alas  pada Kamis (18/6)," ujar Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Tb. Haeru Rahayu, di Jakarta,  Rabu  (24/6).

Menurut Tb, aparat harus bekerja keras karena pelaku meninggalkan perahu dan membuang semua barang bukti seperti bom dan potasium. Namun berbekal kesigapan dan dukungan dari Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Petrando, kegiatan penangkapan ikan yang dilakukan dengan cara merusak tersebut, dapat diringkus oleh aparat gabungan.

”Penangkapan ini berawal dari laporan Pokmaswas Petrando yang mencurigai kedua pelaku karena membuang bungkusan yang ternyata berisi bom ikan dan potasium. Sempat dilakukan pengejaran namun pelaku berhasil kabur dan meninggalkan perahunya di dekat pantai," kata Tb.

Aparat gabungan yang melakukan pencegatan di darat juga hanya menemukan perahu yang sudah ditinggalkan. Setelah melakukan pemeriksaan perahu pelaku, aparat menemukan beberapa bukti petunjuk yang  mengarahkan kepada pelaku. Akhirnya dengan pendekatan secara persuasif kepada keluarga, pelaku berhasil ditangkap.

”Alhamdulillah pelaku saat ini sudah diamankan di Lanal Mataram dan akan segera kami proses hukum lebih lanjut”, ujar Tb.

Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan, Matheus Eko Rudianto mengapresiasi kejelian aparat gabungan yang tidak patah semangat meskipun pelaku sudah berusaha menghilangkan barang bukti dan melarikan diri. " Kami juga mengapresiasi peran POKMASWAS dalam penangkapan pelaku pengeboman ikan ini," ujarnya.

Menurut Eko, penangkapan kedua pelaku pengebom ikan menjadi momentum yang baik dimana aparat penagak hukum dan masyarakat dapat saling bahu membahu dalam memberantas destructive fishing.
Dalam beberapa hari terakhir juga dilakukan penangkapan pelaku destructive fishing di beberapa wilayah lainnya.

" Hal ini menunjukkan bahwa KKP yang bekerja sama dengan TNI AL terutama dengan POSAL terdekat, sangat serius dalam memberantas kegiatan penangkapan ikan secara illegal dan yang merusak lingkungan dan ekosistem," papar Eko.

Eko mengatakan, pihaknya pun baru saja melakukan penangkapan pelaku pengeboman ikan di Aceh dan beberapa daerah lainnya. " Ini menunjukkan bahwa kita masih punya tugas yang berat untuk memberantas Destructive fishing ini," ujar Eko.

Dalam kesempatan terpisah, Komandan Lanal Mataramm Kolonel Laut (P) Suratun, S.H. mengatakan,  TNI AL siap bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya termasuk KKP dalam memberantas praktik-praktik destructive fishing di wilayah perairan Lombok Timur.

”TNI AL tentu akan memberikan dukungan penuh agar kegiatan pe

 

Reporter : Dimas
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018