Thursday, 09 July 2020


Conservation Goes to School, Ajak Anak-Anak Mengenal Laut Sejak Dini

30 Jun 2020, 20:08 WIBEditor : Indarto

Mengenal laut sejak dini | Sumber Foto:Dok. Humas PRL

Pengenalan laut dan menanamkan rasa cinta terhadap laut harus dilakukan sedini mungkin kepada para anak muda sebagai generasi penerus bangsa Indonesia.

 


TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta--- Upaya menjaga kelestarian laut dan pesisir terus dilakukan Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, salah satu UPT di bawah Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (DJPRL) sejak Tahun 2016 melalui  program Conservation Goes to School (CGS). Kegiatan CGS telah dilaksanakan di 191 sekolah dengan melibatkan sebanyak 13.141 anak usia sekolah di seluruh kawasan konservasi perairan nasional (KKPN).

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Aryo Hanggono mengatakan, laut merupakan masa depan bangsa yang harus dijaga. "Karena itu pengenalan laut dan menanamkan rasa cinta terhadap laut harus dilakukan sedini mungkin kepada para anak muda sebagai generasi penerus bangsa Indonesia” kata Aryo Hanggono,  di Jakarta, Selasa (30/6).

Menurut Aryo, program CGS dilaksanakan dengan 2 metode utama yaitu secara indoor dan outdoor. Kegiatan Indoor dilaksanakan dalam bentuk class learning dengan pembelajaran interaktif mengenai ekosistem pesisir diselingi kuis. Sedangkan kegiatan outdoor dilaksanakan dengan turun ke lapangan dalam bentuk field trip menunjukkan ekosistem secara langsung. Pengetahuan yang dibagikan mencakup definisi ekosistem pesisir, ancaman dan penanganannya.

Aryo mengatakan,  kegiatan penyadartahuan harus menekankan pada perubahan mindset anak muda dari mindset negara agraris ke negara maritim.Diharapkan, melalui cara ini akan terbentuk mindset rasa cinta dan peduli terhadap lingkungan laut, secara langsung sejak dini.

“Rasa cinta dan peduli terhadap laut saya rasa akan timbul dengan sendirinya jika mindset anak muda sudah berubah dari negara agraris ke negara maritim. Oleh sebab itu penting untuk mendidik anak sedini mungkin tentang sikap yang seharusnya dimiliki oleh bangsa dari sebuah negara maritim,”  papar Aryo.

Kepala BKKPN Kupang, Ikram M. Sangadji mengatakan, menjaga dan menumbuhkan rasa cinta laut bukan kewajiban satu pihak,  tapi membutuhkan peran serta dari banyak pihak mulai dari pemerintah, institusi pendidikan, guru, masyarakat hingga orang tua. BKKPN Kupang mengajak semua pihak agar dapat berperan dalam mendukung pendidikan anak tentang mencintai laut.

“Pendidikan mencintai laut dapat dimulai dari hal kecil seperti mengajari anak untuk tidak membuang sampah sembarangan ke laut dan menjelaskan kenapa hal ini penting untuk dilakukan,” kata Ikram.

Melalui kegiatan ini, kedepan diharapkan akan tercipta sebuah kolaborasi antara KKP, Kemdikbud dan praktisi pendidikan dalam menumbuhkan rasa cinta laut kepada anak di usia dini. Bahkan, untuk mempertajam pengenalan laut dan pesisir sejak dini, bisa dikembangkan melalui program yang kreatif atau sistem kurikulum pendidikan yang berbasis pada pengembangan muatan lokal di sekolah formal maupun informal. 

 

Reporter : Dimas
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018