Monday, 10 August 2020


Tiger Fish Laku Rp 2 Juta/Ekor, Pembesarannya Mudah!

28 Jul 2020, 08:01 WIBEditor : Gesha

Anakan Tiger fish | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Tiger fish sebenarnya sudah lama menjadi incaran kolektor akuarium eksotis. Namun, kini masyarakat tengah latah memburu anakan tiger fish untuk dibudidayakan. Mudahkah membesarkan anakan tiger fish ini?

Sudah hampir sepekan, masyarakat Kubu Raya turun ke sungai mencari anakan ikan Ringau atau Tiger Fish Borneo yang kini tengah mahal sebab per ekor bisa mencapai Rp 11 ribu-20 ribu.

Salah satu hobiis ikan predator di Jakarta, Gerava menuturkan ukuran ikan tiger fish yang biasa diikutkan kontes adalah ukuran dewasa karena warna lorengnya semakin terlihat. Harga di tingkat pengepul sendiri, ikan dewasa ini bisa mencapai Rp 1,2 juta sampai 2 juta. 

Bagi pecinta akuarium, tiger fish ini tidak agresif seperti namanya. Ikan ini justru bisa hidup berdampingan dengan ikan lainnya, asalkan ikan lainnya memiliki postur yang sama besarnya dengan tiger fish.

Membesarkan Ikan 

Melihat harga ikan dewasa yang jauh lebih fantastis dibandingkan anakan, sebaiknya pemburu ikan hias ini bisa membesarkan anakan tiger fish ini.  "Susah-susah gampang, istilahnya kan anakan ini dilakukan domestikasi di akuarium atau bak untuk dibesarkan. Tantangan tersendiri," beber Gerava.

Di alam liar, ikan tiger fish lebih suka makan makanan hidup seperti cacing dan serangga. Selain itu, mereka akan memangsa ikan kecil, krustasea, dan hewan kecil lainnya. Ketika ada kesempatan, mereka juga akan memakan hewan-hewan seperti udang, kepiting, dan siput.

Meski ikan liar yang ditangkap dari alam sulit dilatih untuk memakan makanan ikan komersial, Anda bisa dengan mudah melatih ikan muda untuk makan sejumlah makanan komersial seperti pelet, stick daging, krill, atau silver side. Anda juga bisa memberi mereka makanan hidup seperti udang, ikan, atau cacing darah.

"Beri makan ikan Anda sekali atau dua kali sehari. Jangan pernah memberi makan lebih dari yang bisa dimakan ikan dalam satu kali pemberian," pesannya.

Penyakit jarang menjadi masalah pada tiger fish, jika merawat lingkungan mereka dengan baik. Saat stres, ikan tiger fish akan berubah kehitaman dan menjadi tidak stabil. Ini biasanya disebabkan oleh kondisi air yang buruk atau kepadatan penghuni akuarium.

Penyakit yang paling umum mempengaruhi tiger fish , seperti ikan akuarium lainnya, adalah ich. Ini menyebabkan masalah seperti titik-titik putih kecil di kulit serta sirip yang menguncup. Penyakit ini dapat diobati dengan obat-obatan pasaran dan dengan mengkarantina ikan yang sakit.

Busuk ekor atau sirip juga menjadi masalah lain pada tiger fish. "Bisa dicegah dengan menjaga kualitas air tetap bersih dan juga mengobati dengan antibiotik seperti tetrasiklin atau chloromycetin," tambahnya.

Masalah kualitas air adalah masalah paling umum yang dihadapi tiger fish, jadi jangan memberi mereka makan berlebihan. Ikan ini cenderung membuang kotoran dalam volume yang jauh lebih tinggi daripada jenis ikan lainnya. Filter yang baik akan membantu menjaga air tetap bersih, yang sangat penting bagi kesehatan akuarium secara keseluruhan.

Jika memilih untuk memberi makan makanan hidup, harus berhati-hati dengan apa yang dimasukkan ke akuarium. Pastikan cacing atau ikan diberikan sudah dikarantina sebelumnya dan tidak membawa penyakit apapun.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018