Monday, 28 September 2020


Aplikasi Teknologi Tepat Guna, Pacu Produktivitas Nelayan

16 Sep 2020, 13:39 WIBEditor : Indarto

Diversifikasi usaha nelayan | Sumber Foto:Dok. Humas DJPT

Dalam kegiatan tersebut, nelayan diberikan pemahaman untuk mengaplikasi teknologi tepat guna berupa apartemen ikan dan jaring krendet untuk menangkap lobster.

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Pandeglang---Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap menggandeng Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (FPIK – IPB) menggelar kegiatan pengembangan dan diversifikasi usaha nelayan di Panimbang , Pandeglang, Banten.  

Direktur Perizinan dan Kenelayanan Ridwan Mulyana mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan inovasi, kompetensi dan manajemen usaha nelayan dalam meningkatkan produktivitasnya. Dalam kegiatan tersebut, nelayan diberikan pemahaman untuk mengalikasi teknologi tepat guna berupa apartemen ikan dan jaring krendet untuk menangkap lobster.

“ FPIK – IPB membuat inovasi alat tangkap yang sederhana, mudah dibuat, ramah lingkungan dan tentunya menghasilkan tangkapan lebih baik dari alat tangkap lainnya,” ujar Ridwan, di Pandeglang, Rabu (16/9).

Kegiatan yang dilaksanakn di Panimbang, Kabupaten Pandeglang Banten  pada 9 - 10 September 2020 sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk meningkatkan produktivitas dan menggerakan perekonomian nelayan di masa pandemic. Kegiatan ini juga menggandeng PT. XL. AXIATA Tbk untuk memberikan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi “Laut Nusantara” beserta perangkatnya.

“  Aplikasi Laut Nusantara  menghadirkan kemudahan nelayan menangkap ikan dalam genggaman dengan memberikan informasi berupa peta sebaran ikan, bahan bakar untuk efisiensi dan peta prakiraan cuaca laut untuk keselamatan sehingga aktivitas penangkapan ikan dapat dilakukan secara efisien dan diharapkan dapat meningkatkan produksi perikanan tangkap,” paparnya.

Dalam kesempatan ini diberikan pula bantuan Router GDK (Gerakan Donasi Kuota) untuk pembelajaran jarak jauh bagi anak-anak nelayan di lokasi sentra nelayan di masa pandemi. Selain itu DJPT juga memberikan peralatan pendukung peningkatan kapasitas usaha nelayan berupa perangkat Aplikasi Laut Nusantara, dan peralatan perbengkelan kepada nelayan serta peralatan penunjang pengolahan produk perikanan kepada wanita nelayan.

“Kita juga berikan kemudahan akses permodalan kepada nelayan untuk mengembangkan usahanya. Kita hadirkan langsung BLU – LPMUKP, PT. Pegadaian dan PT. PNM di lokasi kegiatan untuk memfasilitasi nelayan mendapatkan permodalan.” pungkas  Ridwan.

 

 

 

Reporter : Dimas
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018