Sabtu, 25 Mei 2024


Lindungi Pesisir, KKP Salurkan 500 Ribu Bibit Mangrove di Aceh

08 Des 2020, 11:01 WIBEditor : Indarto

Pembibitan mangrove | Sumber Foto:Dok. Humas PRL

Melalui pembibitan mangrove diharapkan bisa jadi stimulus ekonomi masyarakat dengan memberikan fasilitas pelatihan pengolahan turunan mangrove, juga menambah keterampilan.

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta--- Sambil melakukan rehabilitasi  hutan mangrove, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga melakukan  Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada tahun 2020. KKP melalui  Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) menyalurkan 500.000 bibit mangrove sekaligus mengadakan sosialisasi pembibitan mangrove di Kabupaten Aceh Jaya.

 

Ditjen PRL juga melakukan pelatihan produk pengolahan turunan mangrove di Kabupaten Aceh Utara. Plt. Dirjen PRL, TB Haeru Rahayu  mengatakan, agar program PEN ini dapat terlaksana dengan baik dan maksimal. Kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah ini menyelaraskan antara kelestarian dengan pemulihan ekonomi.

 

“ Kegiatan ini bukan hanya di kawasan terehabilitasi saja. Melalui pembibitan mangrove diharapkan bisa jadi stimulus ekonomi masyarakat dengan memberikan fasilitas pelatihan pengolahan turunan mangrove, juga menambah keterampilan,” kata Tb. Haeru, di Jakarta, Selasa (8/12).

 

 

Menurut Tebe, begitu sapaan akrabnya, KKP menargetkan produksi olahan makanan berbahan baku mangrove dapat mendorong kesadaran masyarakat pesisir dalam upaya melestarikan ekosistem mangrove melalui pemanfaatan buah dan daun mangrove tanpa melakukan perusakan dan penebangan pohonnya.

 

Secara terpisah, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (P4K) Muhammad Yusuf mengatakan, kedua program tersebut akan dilaksanakan oleh kelompok masyarakat di dua kabupaten di wilayah Provinsi Aceh. Pembangunan pembibitan mangrove di Desa Gampong Baro, Kabupaten Aceh Jaya, KKP menyalurkan 500.000 bibit mangrove yang siap untuk proses pembibitan di area seluas 3.040 meter persegi.

 

Sedangkan untuk pelatihan produk olahan turunan mangrove di Gampong Keude Lapang, Kabupaten Aceh Utara, KKP menyalurkan bantuan sarana prasarana pendukung. Diantaranya, perlengkapan masak yang diterima oleh kelompok muda gemilang yang cukup berhasil mengolah tanaman mangrove sebagai produk olahan sirup dan dodol mangrove.

 

Menurut Yusuf,  peserta yang didominasi oleh kaum ibu-ibu ini sangat antusias dalam mengikuti pemaparan materi yang disampaikan oleh para pakar mangrove. Bukan hanya materi dan praktek pengenalan jenis mangrove saja yang disampaikan melainkan tentang konservasi mangrove dan manajemen dan pemasaran produk,” kata Yusuf.

 

Reporter : Dimas
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018