Sunday, 11 April 2021


Nelayan Pulau Kodingareng Mengeluh Hasil Tangkapan Ikannya Turun

19 Mar 2021, 06:54 WIBEditor : Ahmad Soim

Kapal ikan | Sumber Foto:Dok. Indarto

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Makassar -- Nelayan Pulau Kodingareng mengeluh karena menurunnya hasil tangkapan ikan mereka.

Kadis Pengelolaan Lingkungan Hidup (PLH) Andi Hasdullah dalam Webinar yang digagas Walhi Sulsel Kamis (18/03/2021) mengatakan kami menghargai semua aspirasi nelayan Pulau Kodingareng termasuk keluhan kurangnya tangkapan ikan.

Menurutnya hal tersebut bisa saja disebabkan karena faktor alam yang tidak menentu lalu kemudian justru meminta pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Makassar dan Provinsi Sulsel untuk melakukan langkah-langkah pemberdayaan nelayan termasuk nelayan perempuan khususnya di Pulau Kodingareng.

BACA JUGA:

 

"Bentuk pemberdayaan dimaksud bagaimana upaya kita memperbaiki misalnya alat tangkap dan kelengkapan sarana lainnya," ungkap Hasdullah.

"Lokasi quarynya sudah sesuai Perda RZWP3K diluar sekitar 13 km dari bibir pantai terluar dan kesesuaian ruang titik quari itu sudah sesuai dengan dokumennya, termasuk kesesuaian rekomendasi amdal yang dimilikinya- sampai saat ini kita tidak melihat ada dampak ekologis yang ditimbulkannya," urainya.

Hasdullah kurang sependapat kalau kurangnya tangkapan ikan itu disebabkan karena aktifitas tambang pasir di Galesong disebabkan karena sejak Oktober 2020 penambangan sudah selesai dan hasil peninjauan lapangan operasional tambang pasir pada saat itu sudah sesuai baik titik kordinatnya.

"Semoga ruang tangkap nelayan makin kondusif sehingga jumlah tangkapan ikan nelayan makin baik sehingga dapat meningkatkan pendapatan nelayan Kodingareng," kuncinya.

 

==

 

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018