Monday, 06 December 2021


Bangkitkan Raksasa Ekonomi, HAC IPB Gelar Fistival Ikan Nusantara

09 Nov 2021, 12:38 WIBEditor : Yulianto

Festival Ikan Nusantara 2021 | Sumber Foto:HAC IPB

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas daratan sebesar 1.922.570 km2 dan luas perairan mencapai 3.257.483 km2, Indonesia belum mampu menggarap potensi perikanan secara optimal. Padahal, berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2020, potensi ekonomi perikanan dan kelautan Indonesia mencapai 1.388 dolar miliar per tahun.

Sebagai upaya membangkitkan raksasa ekonomi yang tengah tertidur ini, Himpunan Alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (HAC IPB) menyelenggarakan kegiatan Festival Ikan Nusantara (FINA) 2021 yang bertujuan mengajak masyarakat Indonesia meningkatkan produksi dan konsumsi ikan sekaligus memperingati Hari Ikan Nasional yang jatuh setiap 21 November.

Nelly Oswini, Ketua Pelaksana FINA 2021 menjelaskan, kegiatan ini merupakan program kerja HAC IPB yang kolaborasi dengan KKP serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University. FINA 2021 yang mengusung tema “Ikan, Masa Kini dan Masa Depan Kita” ini berlangsung pada 9-25 November 2021 secara hibrid.

Rangkaian acara FINA 2021 meliputi webinar perikanan dengan topik Peningkatan Konsumsi Ikan Lokal untuk Ketahanan Pangan; Kupas Tuntas Industri Udang Vaname di Aceh; dan Lawan Stunting dengan Gizi Ikan, peluncuran website FINA dan pameran virtual yang diikuti UMKM dan perusahaan swasta bidang perikanan dan nonperikanan, kegiatan Ayo Makan Ikan Sedunia secara luring dan daring, serta aneka lomba berupa lomba cover lagu “Ayo Makan Ikan”; lomba video kreasi olahan ikan; dan lomba cerita anak dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial.

Lebih jauh, Nelly mengungkapkan, perhelatan FINA 2021 bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang industri perikanan dan produk turunannya, mendorong masyarakat untuk lebih gemar mengkonsumsi ikan sebagai sumber gizi dalam mengatasi stunting, mempercepat pertukaran informasi dan teknologi perikanan tangkap dan budidaya terkini yang adaptif dan inovatif baik dari dalam maupun luar negeri. Tidak kalah penting, menarik minat investor untuk memanfaatkan peluang berinvestasi dalam industri perikanan budidaya di Indonesia.

“Yang membedakan FINA 2021 dengan tahun-tahun sebelumnya adalah acara diselenggarakan secara hibrid, sehingga kegiatan pameran bisa diakses 24 jam secara global,” katanya.

Dengan demikian, lajut Nelly, pengunjung memiliki waktu leluasa untuk mengikuti pameran dan para peserta bisa menjalin kerja sama dengan stakeholder perikanan dari seluruh dunia. “Peserta kegiatan kami targetkan mencapai 1.000 orang meliputi pelaku usaha, masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa, serta kalangan akademisi dan pemerintah,” katanya.

Pembukaan FINA 2021 secara ofline bertempat di Raiser Ikan Hias Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Hadir memberikan sambutan dalam kegiatan pembukaan FINA 2021 yaitu Ketua HAC IPB, Hikmat Rusdi, Ketua HA IPB, Fathan Kamil, Fredinan Yulianda, Dekan FPIK IPB University, Arif Satria, Rektor IPB University, dan Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, KKP, Artati Widiarti.

Ketua HAC IPB, Hikmat Rusdi menyampaikan, FINA menjadi kegiatan tahunan himpunan alumni FPIK IPB. “Selayaknya alumni FPIK ikut serta mendukung kegiatan-kegiatan kelautan dan perikanan,” katanya.

Sementara itu Ketua HA IPB, Fathan Kamil mengatakan, Festival Ikan Nusantara merupakan kegiatan penting yang punya makna strategis sebagai komitmen mendorong penguatan ketahanan pangan nasional. Ikan bagian integral dari produksi pangan yang dihasilkan dari laut.

“Kami terus mendorong agar kampanye ini berkelanjutan, agar kesadaran di masyarakat dalam mengonsumsi ikan terus berlanjut dan meningkat kebutuhannya dan didorong lebih jauh produksinya,” katanya.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018