Wednesday, 01 December 2021


Warga Bogor Ingin Safari Gemarikan Digelar Rutin

09 Nov 2021, 14:47 WIBEditor : Gesha

Ibu-Ibu Hamil menyambut Safari Gemarikan | Sumber Foto:PSDKP

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Safari Gemarikan yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan di Kota Hujan disambut antusias Warga Bogor. Mereka bahkan menginginkan kegiatan ini digelar secara rutin untuk meningkatkan konsumsi masyarakat.

Memilih ikan tak bisa asal. Gizi yang maksimal, hanya bisa didapat dari ikan yang segar atau ikan yang disimpan dengan metode yang tepat. Materi tersebut masih membekas di kepala Nina, perempuan asal Sindangsari, Kota Bogor ini mengaku akan lebih berhati-hati dalam memilih dan menyimpan ikan demi kandungannya yang masih berusia 4 bulan.

"Alhamdulillah, kita jadi tahu gimana sih ikan yang masih segar sama yang udah tidak segar dan fungsinya di masa kehamilan," kata Nina di Bogor, saat acara "Safari Gemarikan" beberapa waktu lalu.

Perempuan berkacamata ini mengaku mendapat banyak pengetahuan baru terkait manfaat komoditas perikanan setelah mengikuti edukasi yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam "Safari Gemarikan" di wilayahnya. Sama halnya Lia, perempuan yang juga mengikuti kegiatan tersebut menyebut edukasi seperti ini perlu digelar secara rutin. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat dekat dengan kehidupan perempuan, terutama ibu-ibu.

"Sangat bermanfaat, setelah ikut edukasi kita jadi punya bekal untuk menghidangkan makanan yang bergizi untuk keluarga. Penyampaian materinya juga tidak membosankan," terang Lia.

Safari Gemarikan merupakan program KKP yang dijalankan oleh Direktorat Jenderal  Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP). Adapun sasaran program tersebut ialah penanganan stunting sekaligus peningkatan konsumsi ikan masyarakat. Direktur Jenderal PDSPKP, Artati Widiarti mengungkapkan, program ini dikemas secara interaktif dan menyasar ibu-ibu serta bagian dari upaya pemerintah menyerap produk UMKM di daerah.

"Safari Gemarikan merupakan kampanye atau ajakan agar masyarakat mau makan ikan. Jadi kita turun langsung ke bawah dan berdiskusi secara interaktif dengan para perempuan, khususnya ibu-ibu," terang Artati.

Baca Juga : 

Bangkitkan Raksasa Ekonomi, HAC IPB Gelar Fistival Ikan Nusantara

Praktisi dan Akademisi Susun Road Map Makan Ikan

FINA 2021 Diharapkan Dongkrak Konsumsi Ikan

Tak hanya digelar di daerah-daerah perkotaan atau daerah pesisir, Safari Gemarikan juga dilakukan di kawasan pegunungan serta pinggiran Ibu Kota guna mendekatkan ikan dengan masyarakat. Artati mencontohkan kegiatan terbaru Safari Gemarikan yang digelar di Aula Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Acara yang dilaksanakan pada Jumat, 5 November 2021 tersebut disambut antusias oleh ibu-ibu setempat. Selama kegiatan, 50 peserta sangat aktif dan mengkuti penyampaian materi edukasi dengan seksama.

"Jadi memang, saya meminta untuk tim yang berangkat agar penyampaian edukasi bisa dikemas secara fun, agar masyarakat senang dan tertarik makan ikan," ujar Artati.

Sementara Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP, Machmud yang hadir dalam kegiatan di Bogor mengaku senang dengan antusiasme masyarakat. Dia berharap, apa yang telah disampaikan bisa dipraktikkan lantaran saat kegiatan berlangsung juga dipaparkan ikan-ikan murah yang tak kalah bergizi dengan ikan-ikan mahal. Selain itu, saat ini, juga sudah banyak inovasi produk olahan ikan kekinian yang praktis.

"Kita sampaikan ke masyarakat, ikan-ikan lokal seperti lele, nila juga bergizi tinggi selama kita olah dan perlakukan secara tepat. Atau bisa juga mulai mengonsumsi olahan ikan kemasan," jelasnya. 

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengajak masyarakat untuk rutin makan ikan di masa pandemi. Menurutnya, di dalam ikan terkandung imonustimulan atau senyawa yang dapat menstimulus sistem imun tubuh.

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018