
Pj. Bupati Aceh Tamiang, Drs. Meurah Budiman, SH, MH (kanan), Ketua DPRK, Suprianto (kiri) bersama Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP.
TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh Tamiang – Pengembangan komoditas perikanan budidaya berbasis kawasan telah berjalan sekitar setahun di Kabupaten Aceh Tamiang. Program yang ditandai dengan hadirnya klaster pengembangan budidaya udang vaname ini menunjukkan hasil yang memuaskan.
"Untuk itu, Pemkab masih terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi dan laju perekonomian masyarakat petambak dan pesisir Bumi Muda Sedia, " ungkap Kabag Humas Pemkab Aceh Tamiang Azwanil Fachri saat Pj. Bupati Aceh Tamiang, Drs. Meurah Budiman, SH, MH, bersama Ketua DPRK, Suprianto dan Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan, Asma’i, berkunjung ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (18/1).
Kehadiran Pj. Bupati Meurah disambut langsung oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Dr. TB Haeru Rahayu, dan Direktur Perbenihan dan Obat-obatan.
Pj. Bupati Meurah dalam kesempatan itu menyampaikan, kunjungan tersebut bertujuan membahas pengembangan revitalisasi tambak berbasis kawasan di Aceh Tamiang.
Pj Bupati Meurah berharap, dengan adanya koordinasi dan konsultasi yang ia lakukan bersama dinas terkait mampu menghasilkan peningkatan pengembangan perikanan budidaya di Aceh Tamiang. Sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta menekan laju inflasi.
Sementara itu, Dirjen Perikanan Budidaya, TB Haeru Rahayu menyambut baik kunjungan Pj. Bupati Aceh Tamiang bersama rombongan tersebut. Haeru dalam pertemuan kemarin mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen membangun wilayah pesisir dengan komoditas unggulan yang sesuai dengan spesifik lokalita, termasuk Aceh Tamiang.
Dalam pertemuan tersebut kedua pihak sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama dan kemitraan guna memajukan dunia perikanan budidaya Bumi Muda Sedia ke kancah nasional dan global.