Sunday, 19 April 2026


Peneliti IPB University Temukan Bukti Spons Laut Transplantasi Kaya Antioksidan

04 Aug 2025, 14:07 WIBEditor : Gesha

Tanpa perlu merusak ekosistem laut, peneliti IPB University berhasil membuktikan bahwa spons laut hasil transplantasi tetap punya aktivitas antioksidan tinggi dan berpotensi jadi bahan farmasi!

Skema Transplantasi

Dalam eksperimen yang mereka lakukan, tim peneliti IPB University merancang tiga skema transplantasi yang diterapkan langsung di laut.

Skema pertama hanya melibatkan spesies Stylissa carteri yang ditanam secara mandiri.

Skema kedua mengombinasikannya dengan spons laut lain bernama Aaptos suberitoides, sementara pada skema ketiga, kedua jenis spons itu ditanam bersama karang keras Acropora yang biasa ditemukan di perairan tropis.

Untuk memastikan hasilnya bisa dibandingkan secara utuh, para peneliti juga mengambil satu sampel Stylissa carteri langsung dari habitat alaminya di laut bebas.

Semua sampel, baik yang ditransplantasi maupun yang liar, kemudian diekstraksi menggunakan pelarut metanol.

Dari ekstrak tersebut, mereka mengukur kadar aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode DPPH, sebuah pendekatan yang umum dipakai untuk menilai potensi senyawa dalam menangkal radikal bebas.

Metode DPPH digunakan untuk mengukur seberapa efektif ekstrak spons menangkal radikal bebas. Hasilnya mengejutkan. Semua sampel, baik yang hasil transplantasi maupun yang dari alam menunjukkan aktivitas antioksidan yang tergolong kuat berdasarkan nilai IC50 (Inhibition Concentration 50 persen).

Nilai IC50 menggambarkan seberapa besar konsentrasi diperlukan untuk menghambat 50 persen radikal bebas. Semakin rendah angkanya, semakin tinggi efektivitasnya.

Hasil pengujian kadar antioksidan menunjukkan nilai IC50 yang cukup menarik. Sampel Stylissa carteri dari transplantasi tunggal mencatat angka 86,22 μg/mL.

Sementara kombinasi dengan spons Aaptos suberitoides menghasilkan nilai 86,58 μg/mL, dan kombinasi dengan A. suberitoides plus karang keras Acropora menghasilkan nilai paling rendah di antara ketiganya, yakni 86,10 μg/mL.

Sebagai pembanding, Stylissa carteri yang diambil langsung dari habitat alaminya menunjukkan nilai IC50 sebesar 54,27 μg/mL, jauh lebih rendah, menandakan kemampuan antioksidan yang lebih kuat.

Namun begitu, meskipun ketiga spons transplantasi tak sekuat versi alaminya, semuanya masih tergolong dalam kategori antioksidan kuat karena nilai IC50-nya tetap di bawah 100 μg/mL.

Spons hasil Transplantasi ini terbukti bisa digunakan untuk mendukung Industri Farmasi secara berkelanjutan.. Klik selanjutnya..

 

 

 

 

 

 

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018