Thursday, 12 March 2026


Bentengi Pinrang dari Abrasi, Bupati Irwan Pimpin Gerakan Tanam Mangrove

18 Feb 2026, 08:40 WIBEditor : herman

Bupati Pinrang Pimpin Gerakan Tanam Mangrove

TABLOIDSINARTANI.COM, Pinrang --- Pemerintah Kabupaten Pinrang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian wilayah pesisir.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui gerakan penanaman mangrove sebagai strategi jangka panjang menghadapi ancaman abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Pinrang, Irwan Hamid, di kawasan pesisir Pantai Marabombang, Kecamatan Suppa, beberapa waktu lalu.

Dalam sambutannya, Irwan menegaskan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam melindungi garis pantai yang terus terancam abrasi.

“Penanaman mangrove ini merupakan upaya jangka panjang untuk melindungi garis pantai kita. Jika pantai terjaga, maka masyarakat pesisir pun akan merasa aman dan terlindungi,” tegasnya.

Irwan menjelaskan, mangrove memiliki peran vital tidak hanya sebagai benteng alami penahan gelombang dan abrasi, tetapi juga sebagai habitat berbagai biota laut bernilai ekonomis, seperti ikan, kepiting, dan udang.

Keberadaan hutan mangrove yang terjaga diyakini mampu meningkatkan produktivitas hasil tangkapan nelayan. Dengan demikian, pelestarian lingkungan berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Ekosistem yang sehat akan berdampak langsung pada ekonomi warga. Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga soal masa depan penghidupan masyarakat,” tambahnya.

Wilayah Rawan Abrasi Jadi Perhatian

Bupati Irwan menyebut sejumlah wilayah pesisir di Kabupaten Pinrang yang tergolong rawan abrasi, di antaranya Kecamatan Mattiro Sompe dan Kecamatan Lembang. Karena itu, upaya rehabilitasi dan penanaman mangrove akan terus digencarkan secara bertahap.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi ikut ambil bagian dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pinrang. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai refleksi bersama untuk merawat potensi daerah, khususnya kawasan pesisir yang menjadi salah satu aset strategis.

Selain sebagai penyangga ekosistem, pantai di Pinrang juga dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis alam. Namun, potensi tersebut hanya bisa berkembang jika kebersihan dan kelestariannya tetap terjaga.

 

Reporter : suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018