Thursday, 16 July 2026


Ikan Endemik Danau Towuti di Ujung Tanduk, Pemkab Luwu Timur Tindak Illegal Fishing

08 Jul 2026, 11:55 WIBEditor : Herman

Sosialisasi Regulasi Perikanan yang digelar di Aula Kantor Camat Towuti, Selasa (7/7)

TABLOIDSINARTANI.COM, Luwu Timur --- Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perikanan menegaskan komitmennya menjaga kelestarian Danau Towuti dengan menyerukan penghentian total praktik illegal fishing atau penangkapan ikan secara ilegal, terutama menggunakan alat setrum yang dinilai mengancam keberlangsungan ekosistem dan ikan endemik.

Seruan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Regulasi Perikanan yang digelar di Aula Kantor Camat Towuti, Selasa (7/7), sebagai bentuk keseriusan pemerintah menghadapi meningkatnya ancaman terhadap kelestarian salah satu danau purba tertua di Indonesia itu.

Mewakili Bupati Luwu Timur, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Andi Juanna Fachruddin, mengatakan Danau Towuti merupakan aset ekologis yang memiliki nilai keanekaragaman hayati sangat tinggi sehingga keberadaannya harus dijaga bersama demi kepentingan generasi mendatang.

"Praktik penangkapan ikan secara ilegal, terutama menggunakan alat setrum, harus dihentikan total. Dampaknya sangat fatal karena langsung mengancam kelestarian ekosistem dan populasi ikan endemik Danau Towuti dalam jangka panjang," tegas Andi Juanna.

Sebagai langkah nyata memperkuat pengawasan di lapangan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggandeng Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Luwu Timur untuk menangani kasus-kasus illegal fishing. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan efek jera bagi para pelaku sekaligus mempersempit ruang gerak aktivitas penangkapan ikan secara ilegal.

Dalam kesempatan itu, Kasat Polairud Polres Luwu Timur, Iptu Agusmawan, memaparkan berbagai ketentuan hukum yang mengatur tindak pidana perikanan, termasuk ancaman sanksi bagi pelaku yang menggunakan alat tangkap destruktif seperti setrum maupun racun.

Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum ini menjadi penanda bahwa upaya memberantas illegal fishing di Danau Towuti tidak lagi hanya mengedepankan pendekatan persuasif melalui edukasi, tetapi juga diiringi dengan penegakan hukum secara tegas.

Danau Towuti dikenal sebagai salah satu danau purba dengan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Danau ini menjadi habitat berbagai spesies ikan endemik yang tidak ditemukan di wilayah lain. Karena itu, penggunaan alat tangkap yang merusak dinilai dapat menghancurkan habitat alami, mengganggu keseimbangan ekosistem, bahkan memicu kepunahan spesies yang tidak dapat tergantikan.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan Luwu Timur, perwakilan Syahbandar, Kepala Bidang Perikanan Tangkap, unsur Pemerintah Kecamatan Towuti, serta perwakilan kelompok nelayan setempat.

 

Reporter : suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018