Sabtu, 25 Mei 2019


SUPM Waiheru Bakal Ditingkatkan Jadi Politeknik KP Maluku

08 Mar 2019, 05:09 WIBEditor : Gesha

Peletakan batu pertama pembangunan Politeknik KP Ambon dilakukan langsung oleh Sekretaris BRSDM-KP, Maman Hermawan | Sumber Foto:HUMAS KKP

TABLOIDSINARTANI.COM, Ambon – Tidak lama lagi, SUPM Waiheru  Ambon bakal ditingkatkan statusnya menjadi Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Maluku.

Soft launching pembangunan gedung rektorat Politeknik KP Maluku sudah dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) KP,  di Ambon, Rabu (6/3).

Sekretaris BRSDM-KP, Maman Hermawan mengatakan, Politeknik KP Maluku yang berkedudukan di Kota Ambon, nantinya bisa mendorong dan meningkatkan potensi dan sumber daya perikanan di Provinsi Maluku. 

"Karena itu, untuk mengoptimalkan potensi perikanan di Maluku ini didukung dengan SDM yang memiliku  ilmu pengetahuan dan teknologi inovasi. Begitu juga untuk membangun kelautan dan perikanan di masa depan, perlu keberadaan SDM berkualitas dan terampil ," kata Maman.

Keberadaan SDM berkualitas dan trampil inilah yang nantinya akan dikembangkan di Politeknim KP Maluku untuk mendorong keberhasilan pembangunan kelautan dan perikanan di daerah tersebut.

"Untuk itu, pendidikan yang akan dikembangkan di Politeknik KP Maluku lebih diarahkan ke  pendidikan vokasional yang mampu mencetak SDM handal dan profesional betkompetensi,  dan memiliki sertifikasi serta mampu menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan dunia kerja serta kebutuhan pasar kerja secara nyata,” jelas Maman Hermawan.

Maman juga mengungkapkan, politeknik sebagai satuan pendidikan tinggi vokasional dalam penyusunan kurikulum dan program akademiknya didasarkan pada perhitungan dan pertimbangan kompetensi kerja lulusan sesuai Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (KKNI) yang benar-benar dibutuhkan oleh dunia usaha/industri.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala SUPM Ambon Achmad Jais Ely mengatakan,  Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku akan menerima taruna baru di bulan Juli tahun 2019.

Kendati begitu, pihaknya tetap melaksanakan proses pembelajaran bagi Siswa SUPM Waiheru tingkat I dan II sampai lulus dan diwisuda.

"Pada tahap awal ini akan dibangun Gedung Rektorat Poltek KP Maluku dan dermaga   latih dan tambat labuh bagi Kapal dengan anggaran Rp 6,3 miliar. Ini membuktikan bahwa pemerintah pusat dalam hal ini KKP sangat peduli untuk meningkatkan pembangunan pendidikan untuk menjadi negara maju dan besar dengan SDM  berkualitas unggul sehingga memiliki daya saing global yang tinggi,” papar Achmad Jais.

Dalam soft launching pembangunan Gedung Rektorat Politeknik KP Maluku juga dihadiri oleh Gubernur Maluku, Panglima Kodam XVI Pattimura Ambon, Kapolda Maluku, Danlantamal IX Ambon, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pendidikan Maluku, Kepala UPT KKP di Maluku, Dekan Fakultas Perikanan UNPATTI, Dekan Fakultas Perikanan UNIDAR serta para Kepala SMK se – Provinsi Maluku.

Gubernur Maluku Said Assagaff menyambut baik peran pemerintah pusat untuk membangun Maluku melalui institusi pendidikan.

“Saya menyambut baik segala peran serta dari kita semua untuk membangun Daerah Maluku khususnya melalui institusi pendidikan untuk menumbuhkembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi inovasi sebagai penciptaan SDM berkualitas dalam bidang perikanan yang siap pakai membangun daerah ini," kata Said Assagaff. 

Reporter : Indarto
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018