Selasa, 26 Maret 2019


Kapal Pengawas KKP Kembali Tangkap Satu KIA Berbendera Malaysia

13 Mar 2019, 21:26 WIBEditor : Gesha

KKP kembali menangkap kapal berbendera asing yang mengeruk hasil laut Indonesia | Sumber Foto:HUMAS PSDKP

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta--- Petugas kapal pengawas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus melakukan pengawasan di sejumlah perairan rawan pencurian ikan.

Setelah berhasil menangkap sejumlah kapal ikan asing (KIA) yang diduga kuat melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia, kapal pengawas KKP kembali menangkap 1 KIA berbendera Malaysia di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau (12/3).

"Penangkapan KIA Malaysia SFI-66 (47,87 GT) dilakukan dalam operasi pengawasan yang digelar secara terpadu oleh 3 (tiga) kapal pengawas perikanan yaitu KP Orca 01, KP Hiu 011, dan KP. Hiu Macan 001,” papar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Agus Suherman, di Jakarta, (12/3).

Agus menjelaskan, operasi pengawasan tersebut juga didukung dengan operasi udara (air surveillance) sebagai sumber informasi dalam menentukan target operasi.

Penangkapan terhadap KIA yang diawaki oleh 3  orang berkewarganegaraan Indonesia dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB. 

“Bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh kapal-kapal perikanan asing secara umum sama. Kapal perikanan asing masuk dan menangkap ikan di WPP-NRI tanpa dilengkapi dengan dokumen perizinan," tegasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, KIA tersebut diduga melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp 20 miliar.

KIA tersebut selanjutnya dikawal ke Satuan Pengawasan (Satwas) Natuna Kepulauan Riau, dan diperkirakan tiba pada Rabu (13/3) untuk diproses secara hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan. 

Reporter : Indarto
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018