Kamis, 18 Juli 2019


Berdampak Positif untuk Masyarakat Purbalingga, Perikanan dan Pertanian Terus Didorong

18 Mar 2019, 08:58 WIBEditor : Gesha

Sektor Pertanian dan Perikanan terus didorong di Purbalingga | Sumber Foto:HUMAS KKP


TABLOIDSINARTANI.COM, Purbalingga--- Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) komitmen mendorong pembangunan sektor perikanan dan sektor Pertanian di Kabupaten Purbalingga,Jawa Tengah (Jateng). Pasalnya, Purbalingga punya potensi perikanan dan pertanian yang besar.

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menyatakan komitmennya dalam mendukung dan mendorong program  prioritas di bidang perikanan dan pertanian di Purbalingga. "Potensi ini. tentunya menjadi modal dalam berkontribusi untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. Tadi saya lihat langsung bagaimana sistem minapadi memiliki keuntungan yang luar biasa bagi tambahan pendapatan petani sekaligus untuk mencukupi pangan," kata Bambang Soesatyo, saat kunjungan kerja (Kunker) di Kab. Purbalingga, Jateng (16/3).

Bambang mengatakan, Kunker ini untuk memastikan bahwa program bantuan pemerintab bisa sampai ke masyarakat. " Saya juga berharap KKP dan Kementan terus mendorong dukungan program di Kabupaten Purbalingga," ujar Bambang.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto mengatakan, Purbalingga memang merupakan salah satu daerah yang memiliki sumberdaya perikanan budidaya yang cukup besar. Untuk itu,  KKP akan terus memfasilitasi agar pembangunan perikanan di Purbalingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

"Fokus utama KKP ada 2 (dua) yakni bagaimana tingkatkan produktivitas dan efisiensi, sehingga masyarakat mendapat nilai tambah keuntungan lebih besar dan kapasitas usaha yang lebih kuat," kata Slamet.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah melalui KKP dan Kementerian Pertanian memberikan berbagai dukungan langsung untuk Kabupaten Purbalingga. Tercatat dukungan senilai Rp 1,6 miliar diberikan KKP masing-masing berupa input produksi (pakan dan benih ikan), pengembangan minapadi, bioflok, beasiswa pendidikan, sarana pengolahan ikan, dab dukungan lainnya. Sedangkan dari Kementerian Pertanian tercatat senilai Rp 1,38 miliar berupa dukungan sarana dan prasarana produksi dan pasca panen.

"Kami  juga  sangat konsen untuk menggenjot konsumsi ikan di Purbalingga. Sebab, tingkat konsumsi ikan masyarakat Purbalingga adalah paling rendah di Indonesia yakni hanya sebesar 15 kg per kapita per tahun, jauh dari tingkat konsumsi ikan secara nasional," papar Slamet.

Kesejahteraan Masyarakat
  
Anggota IV BPK RI, Rizal Djalil mengatakan, KKP dan Kementerian Pertanian merupakan ujung tombak dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. "Kunjungan saya ke Purbalingga ini untuk melihat secara langsung pembangunan sektor perikanan dan pertanian. Sekaligus memastikan dukungan program dilaksanakan secara transparan, akuntabel, terukur dan memberikan manfaat langsung bagi pembudidaya ikan dan petani," tegas Rizal Djalil.

Sementara itu, Plt. Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, menyampaikan terima kasih atas berbagai dukungan pemerintah pusat untuk Kabupaten Purbalingga. Ia berharap dukungan ini akan memberikan efek bagi percepatan pembangunan sektor perikanan dan pertanian sebagai upaya mengentaskan kemiskinan yang saat ini masih cukup tinggi.

"Kami atas nama masyarakat Purbalingga mengucapkan terima kasih. Kami berharap  ini jadi awal yang baik untuk komitmen membangun ekonomi Purbalingga", ungkapnya.

Reporter : Indarto
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018