
Pengunjung tengah menikmati panel layar topografi Bandung Planning Galery
TABLOIDSINARTANI.COM - Transparansi Pemerintah Kota Bandung mengenai perencanaan pembangunan kepada masyarakat dan warga sekitar diwujudkan dalam Bandung Planning Gallery (BPG).
Anjungan perencanaan kota ini diresmikan oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil, 01 Agustus 2017. Bandung Planning Gallery hampir seluruh datanya ditampilkan secara digital, dilengkapi dengan beberapa maket dan replika untuk menunjang penggambaran konsep-konsep yang diusung untuk diwujudkan di masa depan. Interiornya di desain dengan sangat baik dan informatif sehingga setiap pengunjung dapat menikmatinya dengan nyaman.
BPG memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai sejarah awal pembangunan kota Bandung sejak zaman penjajahan sampai dengan visi Bandung di masa yang akan datang. Hal ini dirangkum dengan video-video animasi singkat yang sangat menarik sehingga mudah dipahami.
Pengunjung diajak untuk mengikuti perjalanan Bandung dari waktu ke waktu, namun untuk mendengarkan suara dari video yang terdapat pada layar pengunjung harus mengunduh aplikasi Bandung Planning Gallery terlebih dahulu di gawai masing-masing. Mungkin hal ini ditujukan agar suara dari video tersebut yang jumlahnya cukup banyak tidak saling bertabrakan sehingga mengganggu kenyamanan pengunjung.
Hal menarik lainnya adalah dengan adanya fitur Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) yang bisa dinikmati secaa gratis oleh para pengunjung. Kedua fitur tersebut sangat menarik untuk dicoba karena di Indonesia penggunaannya secara umum masih sedikit. Fasilitas VR memberikan pengalaman dan gambaran mengenai Bandung di masa depan dengan menaiki Cable Car yang terdapat replikanya di bagian depan anjungan, merasakan kecanggihan yang mungkin akan terjadi pada Bandung di masa depan.
Anjungan ini juga menjadi media sosialisasi Pemerintah Kota Bandung lewat Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bandung mengenai visi ‘Bandung Lancar 2031’ dengan konsep pembangunan TOD (Transit Oriented Development). Selain video animasi singkat, terdapat pula beberapa fitur layar sentuh mengenai Smart City dan informasi-informasi mengenai kota Bandung dari berbagai aspek seperti ekonomi, populasi penduduk, kesehatan, politik, pendidikan, dan lain-lain yang disajikan dalam grafis yang menarik dan mudah dipahami.
Bagian terakhir yang tak kalah menarik adalah kumpulan post-it yang ditempel di dalam kubah sebagai wadah aspirasi pengunjung untuk Bandung di masa depan. Sayangnya, area parkir untuk kendaraan bermotor terutama mobil sangat terbatas sehingga harus mencari parkiran yang terdekat dengan lokasi. Adanya anjungan ini sangat penting untuk memberikan wawasan kepada masyarakat serta meningkatkan kepedulian dan keinginan untuk berpartisipasi aktif sebagai bagian dari warga suatu daerah.