Wednesday, 19 February 2020


Bawang Hitam, si Hitam dengan Manfaatnya ‘Putih’  

10 Feb 2020, 13:17 WIBEditor : Yulianto

Bawang hitam dengan berbagai manfaat | Sumber Foto:Ajeng A

Manfaat bawang hitam menurut Koeswadi lebih banyak untuk pengobatan. Di samping itu mengoptimalkan proses penyembuhan, juga untuk meningkatkan nafsu makan atau menambah darah.

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Siapa yang tak mengenal bawang? Tumbuhan umbi- umbian yang dalam bahasa Jawa disebut juga dengan brambang masih termasuk dalam famili Alliaceae dari genus Alliumini siapa sangka memiliki banyak sekali khasiat, terutama pengobatan herbal.

Selama ini kita lebih mengenal bawang berwarna merah (bawang merah) atau warna putih (bawang putih). Tapi kini ada pula bawang yang berwarna hitam. “Bawang ini adalah pembuahan umbi bawang putih yang mengalami anomali atau penyimpangan hasil dari yang semestinya menjadi bawang putih bonggol (bawang putih sayur),” ujar Koeswadi selaku distributor keagenan produk bawang hitam.

Manfaat bawang hitam menurut Koeswadi lebih banyak untuk pengobatan.  Di samping itu mengoptimalkan proses penyembuhan, juga untuk meningkatkan nafsu makan atau menambah darah.

Cara mengkonsumsinya bisa dimakan langsung atau diolah menjadi minuman herbal, dicampur dengan beberapa herbal lain. Misalnya, dicampur dengan angkak, jinten, dan obat herbal lainnya. Namun tidak sedikit restoran yang menjadikan bawang hitam sebagai bumbu masakan.

“Biasanya restoran kelas atas yang menggunakannya sebagai bumbu masakan mungkin karena harganya yang terbilang cukup tinggi di pasaran. Kalau di Jepang, bawang hitam dipakai untuk menu masakan bangsawan,” ujarnya.

Harga bawang hitam tunggal bisa mencapai kisaran Rp 100-200 ribu/kg. Namun kebanyakan konsumen hanya membeli dengan jumlah 2,5 ons dengan harga Rp 50-75 ribu.

Koeswadi mengatakan, bawang hitam dari hasil riset bioteknologi BPPT, terbukti mengandung anti-oksidan tinggi, S-allyl cysteine tinggi, L-arginine tinggi. Kandungan tersebut dipercaya mampu mencegah tumbuhnya sel kanker dan dapat membantu meringankan berbagai macam penyakit seperti, diabetes, alergi, asam urat, kolesterol, bahkan meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki kualitas tidur.

Penelitian lain juga menggambarkan bahwa mengonsumsi bawang hitam akan berfungsi baik untuk mencegah penuaan dini. Hasil fermentasi bawang putih terbukti menambah kadar flavonoid sekitar 37?n kadar polifenol sekitar 23% setelah menjadi bawang hitam.

Polifenol dan flavonoid akan berkerja sebagai antioksidan yang dapat mencegah penyakit kanker dan penuaan dini. Adanya sumber antioksidan tersebut mengikat radikal bebas yang dapat menimbulkan kerusakan dalam tubuh.

 

Reporter : Ajeng A
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018