Tuesday, 22 September 2020


Sekolah Diliburkan?Ajak Si Kecil Isi Akhir Pekan dengan Berkebun

20 Mar 2020, 17:02 WIBEditor : GESHA

Ajarkan berkebun sejak dini | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Pasti membosankan, hampir seminggu si kecil harus sekolah di rumah untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona yang tengah merebak di Indonesia. Mumpung besok weekend dan tidak bisa jalan-jalan, lebih baik berkebun yuk dengan si kecil.

Seperti yang dilakukan Nisa yang akan mengajak anak-anaknya berkebun di pekarangan rumah mereka yang tak terlalu luas di Kota Bogor. "Anak-anak sudah mengeluh bosan untuk tinggal di rumah, tidak bisa kemana-mana juga. Ini saya beli beberapa media tanam, pupuk dan pot-pot serta kaleng cat. Rencananya saya mau ajak anak-anak untuk menghias pot dan berkebun di hari Sabtu nanti," ungkapnya kepada tabloidsinartani.com.

Masa "karantina" karena penyebaran Virus Corona yang semakin menyebar di Indonesia memang harus dibawa enjoy agar tidak stress. Ibu pun dituntut untuk lebih kreatif agar anak-anak tidak rewel dan meminta jalan-jalan keluar rumah. "Ide untuk berkebun sangat baik bagi anak-anak. Bahkan dipercaya bisa membuat anak lebih suka makan sayur dan buah karena memang mereka sudah melihat langsung prosesnya," ungkap Psikolog dari Klinik Terpadu Fakultas Psikologi UI, Anna Surti.

Mengenai pekarangan yang tidak terlalu luas, menurut Anna tidaklah masalah. Karena Anda bisa memanfaatkan pekarangan untuk menanam tanaman sederhana seperti cabai, tomat maupun bayam. Atau bahkan aneka tanaman obat seperti jahe, temulawak dan kunyit yang hasilnya bisa dipanen sebagai "penjaga" imunitas tubuh Anda kelak.

"Ajak anak untuk menanam, merawat dan disaat panen, cicipi hasil tanamannnya. Kemudian saat memasak, ceritakan bahwa bahan-bahan tersebut segar karena berasal dari apa yang mereka tanam," jelasnya.

Kesehatan Mental

Anna juga menyebutkan bahwa berkebun bisa menjadi kegiatan yang menjaga kesehatan mental, baik dewasa maupun anak-anak. "Ini penting disaat seperti ini. Jika mental keburu stress justru akan menurunkan imunitas. Karena itu, penting untuk menjaga mental agar imunitas tetap terjaga," tegasnya.

Lebih lanjut Anna menuturkan jika kegiatan berkebun secara tidak langsung menghubungkan manusia dengan bumi. "Bersentuhan dengan tanah, menanam sesuatu, sabar menunggu hasil, memelihara bibit akan menawarkan pelajaran berharga bagi kehidupan pribadi seseorang," tuturnya.

Berkebun juga bisa menjadi tindakan pengingat bahwa Anda bukanlah satu-satunya pusat alam semesta, sehingga berkebun bisa menjadi cara untuk belajar merawat dan menghormati sesama makhluk hidup.

Pada dasarnya, berkebun juga mendorong Anda untuk berolahraga. Selain untuk menghilangkan rasa jenuh dan suntuk di rumah, kegiatan ini juga membuat Anda aktif bergerak sambil menghirup udara segar. "Ingat, apapun yang baik bagi tubuh Anda, nantinya akan berpengaruh pada pikiran Anda," tegas Anna.

Bagi orang dewasa dan lanjut usia, berkebun juga menjadi salah satu bentuk latihan otak dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer hingga 50 persen. "Sebab berkebun melibatkan aktivitas fisik, dan konsentrasi tinggi," bebernya.

Butuh modal besar untuk berkebun?tidak juga. Anda bisa menggunakan bahan lain yang banyak tersedia seperti kaleng bekas, botol minuman, dan lainnya. "Satu pot gantung dengan tanaman hijau dihalaman Anda, dijamin bisa meningkatkan semangat dan optimisme Anda," tukasnya.

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018