Friday, 14 August 2020


Hindari Corona dengan Rajin Konsumsi Daun Kelor

31 Mar 2020, 15:06 WIBEditor : Gesha

Tanaman kelor bisa membantu menghindari penyakit Corona | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Saat ini wabah virus corona (Covid 19) menjadi masalah nasional dan membuat masyarakat panik dan bahkan stress. Selain himbauan pemerintah untuk mematuhi “social distancing”, upaya lain yang dapat dilakukan diantaranya adalah meningkatkan daya tahan tubuh melalui konsumsi makanan bergizi. Ini dapat dilakukan dengan mengkonsumsi daun kelor.

Kelor (Moringa oleifera Lamk.) sangat banyak mengandung protein. Bagian dari tanaman yang memiliki nutrisi tinggi adalah daunnya. Daun kelor dilaporkan memiliki kandungan protein (19-29 persen), serat (16-24 persen), lemak, karbohidrat, mineral, kalsium, magnesium, fosfor,  besi, sulfur, asam oksalat, vitamin A, vitamin B (Kolin), vitamin B1 (thiamine), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3, vitamin C dan vitamin E.  

Telah lama dipercaya, daun kelor memiliki kandungan yang tinggi akan vitamin C, kalsium, beta karoten dan potassium yang bekerja efektif sebagai sumber anti oksidan alami. Karena  tingginya kandungan nutrisi dalam daunnya, kelor dijuluki sebagai “tree of life“. 

Organisasi kesehatan dunia WHO telah lama menganjurkan penggunaan kelor bagi anak anak di dunia karena daun tanaman ini mengandung 7 kali vitamin C pada jeruk, 4 kali kalsium pada susu, 4 kali vitamin A pada wortel, 2 kali protein pada susu dan 3 kali potassium pada pisang. 

Konsumsi daun kelor sangat mudah. Daun tanaman dipetik tiga tangkai,  dicuci bersih lalu ditiriskan. Panaskan air sampai mendidih, lalu masukan daun kelor, tambahkan potongan jagung muda, daun salam,  sedikit garam dan gula.

Masakan sayur kelor dapat dikonsumsi selagi  masih hangat. Efek antioksidan kelor masih kuat bila dikonsumsi disaat masih hangat. Selain berkhasiat sebagai obat, daun kelor juga sumber makanan yang lezat. 

Saat  ini  kelor mulai banyak ditanam di masyarakat luas karena mereka telah mengetahui manfaatnya dalam kesehatan. Untuk program nasional. rencananya kelor akan mulai dikembangkan  di tahun 2020. Hal ini diawali dengan akan dibangunkannya  daerah pengembangan kelor di Nusa tenggara Timur (NTT).

Di tahun 2020 juga sedang dilaksanakan proses penetapan sumber benih kelor di NTT sehingga benih yang akan diedarkan nantinya adalah benih yang bersertifikat sehingga terjamin mutunya       

Reporter : Sitti Fatimah Syahid
Sumber : Balittro
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018