Kamis, 22 Januari 2026


WFH, Yuk Tanam Pandan Wangi si Kaya Manfaat

01 Mei 2020, 07:34 WIBEditor : Yulianto

Daun pandan yang kaya manfaat

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang---Di tengah kehawatiran terhadap tertularnya virus Corona (Covid-19), upaya meningkatkan daya tahan tubuh menjadi sangat penting. Pemerintah pun telah menghimbau agar masyarakat menerapkan karantina kesehatan dengan cara tetap di rumah saja.

Untuk mengisi kegiatan di rumah, masyarakat bisa melakukan kegiatan positif dengan memperbanyak koleksi tanaman yang bermanfaat di pekarangan halaman rumah. Misalnya, membudiayakan tanaman sayuran, tanaman biofarmaka dan tanaman rimpang.

Hal ini seiring dengan himbauan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk meningkatkan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi olahan rimpang, tanpa mengabaikan Protokol Kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Tanaman rimpang yang dimaksud adalah empon-empon seperti sereh, kunyit, kencur, lengkuas/laos dan temulawak. Salah satu tanaman yang sudah dikenal masyarakat secara luas yaitu tanaman pandan.

Tahukah anda, tanaman pandan yang sering disebut dengan pandan wangi yang eksotik memiliki genus sekitar 1600 jenis dari ordo Pandanales dan kelas Liliopsida. Dapat dipakai untuk mengusir nyamuk, pengharum ruangan, pewarna makanan hingga pewangi masakan.

Pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) merupakan tanaman yang bisa tumbuh subur di pekarangan rumah. Bahkan memberikan efek harum pada lingkungan. Sedangkan manfaat untuk kesehatan diantaranya membersihkan darah, mengobati syaraf lemah dan syaraf terjepit, menurunkan tekanan darah tinggi.

Manfaat lainnya adalah, mengatasi rematik atau radang persendian, mengatasi diabetes melitus,merupakan bahan untuk terapi kanker, mengatasi insomnia, mengatasi rambut rontok sertaketombe, mengatasi kulit terbakar, mengatasi sakit tubuh dan nyeri.

Manfaat yang sangat luar biasa dari pandan wangi telah disiarkan India Times dan The Benefits. Luar biasanya manfaat pandan wangi dapat dilihat dari kandungan nutrisi yang dimiliki seperti senyawa polifenol, flavonoid, glikosida, saponin, dan alkaloid.

Keberadaannya di Indonesia tersebar dari Sabang hingga Merauke. Sayangnya, selama ini pandan wangi hanya dikenal sebagai pengharum untuk membuat kolak (makanan khas Jawa saat Ramadhan), pewarna hijau pada jajanan tradisional, pengharum ruang dekorasi baik untuk ruang pertemuan atau pesta pernikahan serta sesajen (Jawa kuno). 

Karena wangi yang khas dari pandan wangi, menjadikan daunnya sangat disukai para chef sebagai pewangi alami yang sehat dan membuat perasaan menjadi rileks. Sedangkan fungsi kesehatannya belum banyak diketahui masyarakat.

Termasuk bagaimana pengakuan beberapa pasien yang sembuh dengan ramuan rebusan daun pandan. Bahkan dokter mengacungkan jempol sebagai salah satu pengobatan alternatif yang murah, sehat serta mudah didapat dan dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.  Tanaman pandan wangi juga tidak disemprot insektisida atau dipupuk, karena bisa tumbuh alami.

 

Reporter : Nur Hidayah/Rivana (BBPP KETINDAN)
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018