Friday, 07 August 2020


Kaya Isoflavon, Kedelai Membuat Wajah Awet Muda !

03 Jun 2020, 18:26 WIBEditor : Gesha

Kedelai mengandung isoflavon | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang --- Siapa yang tidak mengenal kedelai?Bahan baku tahu dan tempe ini laksana mutiara terpendam karena memiliki kandungan isoflavon dan senyawa lainnya yang berguna untuk kesehatan tubuh bahkan kulit. Konsumsi kedelai ternyata bisa membuat awet muda.

Kedelai atau kacang kedelai adalah salah satu tanaman jenis polong-polongan yang menjadi dasar banyak makanan dari Asia Timur, juga di Indonesia dan dibuat aneka makanan seperti kecap, tahu, tempe, susu kedelai (baik bagi orang yang sensitif laktosa), tepung kedelai dan minyak yang bisa dibuat sabun, plastik, kosmetik, resin, tinta krayon dan biodiesel.

Ditengah kepopulerannya, mungkin harus banyak diketahui oleh kita semua bahwa makanan satu ini memiliki begitu banyak manfaat bagi kesehatan. Kedelai merupakan sumber protein nabati terbaik yang dapat memberi tubuh nutrisi dan energi agar tetap bugar dan sehat. Secangkir kedelai rebus mengandung 29 gram protein yang cukup untuk meningkatkan kesehatan jantung.

Kedelai adalah sumber lemak dengan takaran seimbang yang baik untuk tubuh setiap orang. Kedelai sangat bagus dijadikan produk minyak kedelai yang memiliki banyak manfaat sebagai produk turunan berikutnya seperti sabun, kosmetik dan biodiesel.

Menariknya, kandungan minyak kedelai sekitar 18 persen. Selain itu, kedelai memiliki asam lemak tak jenuh ganda dan asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat, dengan sedikit lemak jenuh. Kandungan asam linoleat dalam kedelai sekitar 50 persen dari total lemaknya. 

Kedelai juga merupakan sumber karbohidrat sehat karena memiliki indeks glikemik rendah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara instant. Indeks glikemik yang rendah menjadikan kedelai sebagai makanan yang baik untuk penderita diabetes.

Kaya akan serat larut dan tidak larut, kedelai merupakan sumber serat nabati yang baik dan dapat membantu meringankan buang air besar. Jumlah serat yang sehat dalam kedelai dapat membantu menjaga perut lebih tahan kenyang untuk jangka waktu yang lebih lama. 

Dari berbagai studi dan penelitian, ternyata kedelai memiliki banyak khasiat, diantaranya adalah:

1. Menurunkan kolesterol membutuhkan 20-50 gram/hari protein kedelai

2. Mencegah osteoporosis membutuhkan 40 gram/hari protein kedelai

3. Menurunkan gejala menopause membuthkan 20-60 gram/hari protein kedelai

4. Menurunkan resiko gangguan ginjal membutuhkan protein kedelai 700-800 mg/ kg berat badan/ hari

5. Untuk mengatasi diare pada bayi 18-20 gram protein kedelai per liter

Antioksidan pada kedelai mengandung senyawa yang disebut  isoflavon, dimana bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan. Dimana isoflavon bertanggung jawab untuk memperbaiki sel dan mencegah kerusahakan sel yang disebabkan oleh polusi, sinar matahari dan proses tubuh yang normal. Sekitar 15-20 gram protein kedelai sudah memberikan kandungan  isoflavon sebanyak 50-75 mg isoflavon. 

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa kedelai dapat menjadi pensubstitusi daging bagi mereka yang tergolong vegetarian atau setidaknya mengurangi konsumsi lemak hewani.

Manfaat kedelai ditemukan pada beberapa Negara misalnya, China dan jepang, dimana masyarakatnya lebih kecil beresiko terkena penyakit jantung, osteoporosis, kanker payudara dan kelenjar prostate.

Selain bermanfaat untuk kesehatan, kedelai juga berkhasiat bagi kecantikan, termasuk mencegah penuaan dini. Awet muda adalah dambaan bagi setiap orang. Kandungan fitoestrogen dalam kedelai dipercaya mampu menghasilkan estrogen lebih banyak untuk mengurangi keriput dan garis halus pada kulit.

Kedelai juga dapat berfungsi mencerahkan dan melembapkan kulit. Vitamin E dalam kedelai dipercaya dapat menjaga kecantikan dengan cara mencerahkan dan melembabkan kulit.  

 

 

 

 

Reporter : Kiswanto
Sumber : Penyuluh Pertanian Malang
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018