Saturday, 24 October 2020


Genksi IPB Selenggarakan Webinar Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid 19

27 Sep 2020, 09:45 WIBEditor : Ahmad Soim

Webinar Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid-19 | Sumber Foto:pixabay.com/Ahmad Soim

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta – Agar tetap sehat pada masa Pandemi Covid-19 perlu trik tertentu dan pengetahuan yang tepat dan benar dalam  menjaga kesahatan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Dalam rangka  ikut meramaikan Dies Natalis Institut Pertanian Bogor yang ke-57 tahun pada September ini, alumni IPB Angkatan 14/1977, Angkatan Generasi Kreasi, Seni dan Intelektual (Genksi)  akan menyelenggarakan webinar dengan topik Tetap Sehat Di Masa Pandemi Covid 19.

Ketua Genksi Peduli, Ir. Ruri Sarasono, MBA mengatakan webinar ini akan  menghadirkan pakar yang kompeten. Webinar akan diselenggakan pada hari Minggu, 27 September 2020, Jam 13.30 – 16.00 WIB di aplikasi Zoom dengan  ID: 816 1729 5638; Passcode: kitasehat.

BACA JUGA:

Minuman Rempah Membuat Badan Jadi Sehat dan Bugar

Sehat dengan Rempah

Salah satu meteri yang akan dibahas dalam webinar ini adalah tentang Bio Energy Power (BEP) untuk tubuh agar tetap sehat dan meningkatkan meningkatkan imunitas tubuh. BEP adalah teknik Olah Nafas dan Olah Gerak untuk mengoptimalkan kemampuan tubuh dalam mengobati diri sendiri, yang dirancang khusus berdasarkan teori medis dengan kemampuan: melipatgandakan energy dan meningkatkan kualitas hormon, enzim dan antibodi tubuh manusia.

Dengan BEP, kemampuan tubuh dalam mengobati dirinya sendiri akan meningkat.  Pelatih BEP, Hari Witono, yang juga anggota Alumni IPB Angkatan 14/1977 “Genksi” lulusan Fakultas Pertanian IPB,  mengatakan BEP dapat meningkatkan kadar Oksigen dalam darah dan meningkatkan metabolisme/oksidari yang menghasilkan tenaga/Adenosin triphospat (ATP).   

Ketersediaan ATP dalam tubuh menurutnya akan menjadi proses regenerasi sel menjadi lebih baik dan akhirnya menjadikan jaringan, organ serta seluruh subsistem yang ada akan menjadi lebih baik.

BEP juga mampu memperbaiki kelenturan pembuluh darah sehingga sirkulasi darah menjadi lebih lancar dan memperkecil kemungkinan terjadinya serangan jantung serta stroke, memperbaiki sistem penyerapan nutrisi dalam tubuh dan menimbulkan surplus ATP/energi, sehingga mereka yang dalam pengobatan dokter akan lebih cepat sembuh dan meminimalkan efek samping obat dan dalam jangka Panjang dapat mengurangi ketergantungan terhadap obat.

Tujuan akhirnya adalah sehat tanpa obat. BEP juga dapat memberikan ketenangan batin,” tambahnya.

Dokter  Spesialis Paru Kasum Supriadi, Sp.P.yang berpraktek di Rumah Sakit Sumber Waras dan RS Premier Jatinegara, Jakarta  yang diundang dalam Wbinar ini akan menganjurkan dalam menghadapi pandemi ini, setiap individu harus beradaptasi dengan kondisi yang ada agar aktivitas dapat dilakukan dengan aman dan efektif. Tidak terkecuali dalam melakukan aktivitas fisik atau berolahraga.

Olahraga yang efektif dapat dilakukan sebanyak 150 menit per minggu. Pembagiannya dapat dilakukan misalnya 30 menit per hari selama 5 hari dalam seminggu. Latihan yang dianjurkan adalah latihan aerobik seperti jalan cepat, bersepeda dan naik turun tangga. Tepat atau tidaknya latihan aerobik yang dilakukan dapat dinilai dari adanya peningkatan denyut jantung dan kondisi tubuh yang berkeringat,” tambahnya.

Guru besar Biokimia dan Bilogi Molekuler Unair Prof. Dr. drh. Chairul Anwar Nidom, M.S. yang juga Alumni IPB Angakatan 14 menemukan penangkal virus corona atau COVID-19 dari curcuma atau sari rempah-rempah. Nidom adalah Profesor Biokimia dan Bioterorisme, di Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga akan menjelaskan temuannya itu.

Tentang pencarian vaksin untuk Covid-19, Indonesia  menurut Kamaluddin Zarkasie, DVM., Ph.D. dari IPB Shigeta Animal Pharmaceuticals memiliki Immunoglobulin Y (IgY) yang diklaim merupakan kandidat yang sangat baik untuk membuat antiserum untuk pengobatan Covid-19.  Kamaludin akan menjelaskan temuannya ini dalam Webinar ini.

Reporter : Som
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018