Saturday, 24 October 2020


5 Makanan ini Direkomendasikan Dokter Redakan Gejala Anxiety

05 Oct 2020, 11:29 WIBEditor : Gesha

Beberapa makanan yang bisa meredakan gangguan kecemasan umum | Sumber Foto:istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Rasa kecemasan (anxiety) secara langsung sering dirasakan warga Ibukota yang hidup dalam suasana dinamis. Bila dibiarkan saja, rasa cemas tersebut lama-kelamaan bisa berakhir pada depresi Karena itu, rasa cemas perlu diatasi dengan baik. Tapi tahukah Anda kalau ada beberapa makanan yang direkomendasikan dokter untuk meredakan gejala umum gangguan anxiety ini?

"Rasa cemas adalah kondisi yang sangat umum yang memengaruhi jutaan orang di dunia. Gejalanya sangat bervariasi dan bisa muncul saat itu juga atau bertahap di kemudian hari. Namun, seseorang yang mengalami kecemasan selama 6 bulan atau lebih, mungkin mengidap generalized anxiety disorder (GAD) atau gangguan kecemasan umum," tutur dokter umum dari layanan aplikasi Halodoc, dr. Rizal Fadli kepada tabloidsinartani.com.

Lebih lanjut dr. Rizal menyampaikan ada beberapa gejala umum dari anxiety ini, dimulai dari ketakutan, tegang, kekhawatiran berlebihan tentang masalah sehari-hari, mudah marah, sulit berkonsentrasi, bermasalah dengan hubungan sosial dan pekerjaan pribadi mereka, nyeri otot, hingga sesak dada.

Berikut ini makanan yang dapat membantu meredakan rasa cemas:

1. Ikan

Ikan seperti salmon, mackerel, sarden, trout, dan herring yang kaya akan omega 3. Omega-3 adalah asam lemak yang berperan penting untuk fungsi kognitif dan kesehatan mental. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa bila seseorang mengonsumsi terlalu banyak asupan asam lemak lain, seperti omega-6 dan tidak mengonsumsi cukup asupan omega-3, maka ia berisiko tinggi mengembangkan gangguan mood, seperti kecemasan.

Makanan kaya akan omega-3 yang mengandung asam alfa-linolenal (ALA) juga menyediakan dua asam lemak esensial, yaitu asam eicosapentaenoic (EPA) dan docosahexaenoic (DHA). EPA dan DHA mengatur neurotransmitter yang mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi otak yang sehat.

Sebuah studi kecil yang dilakukan pada 24 orang dengan masalah penyalahgunaan zat, menemukan bahwa suplementasi EPA dan DHA dapat menurunkan tingkat kecemasan. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan. Untuk mengurangi rasa cemas, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi 2 porsi ikan berlemak dalam seminggu.

2. Telur

Kuning telur merupakan sumber lain dari vitamin D. Telur juga merupakan sumber protein yang sangat baik dan lengkap. Ini artinya telur mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan.

Telur juga mengandun gtripofan yang merupakan asam amino yang membantu tubuh menghasilkan serotonin. Zat ini adalah neurotransmitter kimia yang membantu mengatur suasana hati, tidur, memori, dan perilaku. Serotonin juga dipercaya dapat meningkatkan fungsi otak dan menghilangkan kecemasan.

3. Cokelat Hitam

Cokelat hitam sudah lama dipercaya dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan. Manfaat cokelat hitam tersebut diperkuat oleh sebuah studi pada tahun 2014 yang menemukan bahwa 40 gram cokelat hitam dapat membantu mengurangi stres pada siswa perempuan. Selain itu, penelitian lainnya juga menemukan bahwa cokelat hitam juga dapat meningkatkan mood. Namun, banyak dari penelitian tersebut bersifat observasional, sehingga hasilnya masih perlu ditafsirkan dengan hati-hati.

Meskipun masih belum jelas apakah cokelat hitam dapat mengurangi stres atau tidak, tetapi yang pasti makanan ringan ini kaya akan polifenol, terutama flavonoid. Sebuah studi menemukan bahwa flavonoid dapat mengurangi peradangan saraf dan kematian sel di otak, serta meningkatkan aliran darah. Cokelat hitam juga mengandung tryptophan yang tinggi yang dapat digunakan tubuh untuk menjadi neurotransmitter yang meningkatkan suasana hati, seperti serotonin.

4. Kunyit

Kunyit adalah rempah-rempah yang banyak digunakan dalam masakan India dan Asia Tenggara. Kunyit memiliki kandungan bahan aktif yang disebut curcumin. Nah, zat inilah yang dapat membantu menurunkan kecemasan dengan mengurangi peradangan dan stres oksidatif yang sering meningkat pada orang yang mengalami gangguan suasana hati, seperti kecemasan dan depresi. Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa curcumin mengurangi kecemasan pada orang dewasa yang obesitas.

5. Chamomile

Banyak orang sering mengonsumsi teh chamomile untuk menenangkan dan merilekskan diri. Hal ini karena teh chamomile mengandung flavonoid yang bersifat menenangkan dan anti-kecemasan.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018