Sunday, 29 November 2020


Kaya Gizi, Budidaya Bayam Brazil Patut Dilirik

09 Nov 2020, 14:22 WIBEditor : Yulianto

Budidaya bayam Brazil patut dilirik | Sumber Foto:BBPP Ketindan

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang---Bayam Brazil. Menyebut nama sayuran tersebut mungkin bagian sebagian masyarakat tidak familiar. Seperti apakah tanamannya, apa manfaatnya dan bagaimana budidayanya?

Bayam Brazil (Altehernanthera sissoo) merupakan species sayuran yang berasal dari Brazil dan Amerika Selatan, tanaman ini termasuk dalam famili Amaranthaceae. Di negara asalnya sering ditanam untuk jalur tepi, terutama di tempat teduh parsial karena cukup toleran terhadap naungan.

Bayam Brazil adalah sayuran daun yang tumbuh rendah, posturnya tidak meninggi dan cenderung membentuk bulatan yang rapih. Warna daun hijau muda hingga hijau tua bundar dan berkerut. Bunganya signifikan, kecil dan putih, cocok untuk daerah tropis dan sub tropis. Tinggi tanaman bisa mencapai 50 cm.

Jika Anda berminat membudidayakannya, tanaman ini cukup toleran dengan genangan air. Tanaman ini juga toleran terhadap berbagai kondisi pH tanah. Untuk perbanyakan tanaman juga tak sulit, cukup dengan stek batang.

Bayam Brazil juga mudah tumbuh dan dibudidayakan sebagai tanaman hias maupun tanaman konsumsi. Kelebihan lain tidak banyak hama yang menyerang, sehingga prosentase gagal panen sangat kecil.

Pertumbuhan bayam brazil sangat cepat, bibit asal stek batang dapat dipanen pada umur 30 hari. Waktu tanam yang paling baik adalah saat musim hujan, terutama jika menanamnya di halaman atau di pot/polibag secara konvensional. Penanaman secara hidroponik bisa kapanpun dilakukan.

Rasa bayam lebih renyah dan sedikit pahit. Namun masyarakat Brazil biasa memakan bayam secara mentah sebagai salad dicampur tomat, bawang putih, minyak dan cuka.

Kaya Gizi

Sampai saat ini bayam Brazil masih kurang dikenal di Indonesia, padahal sayuran ini merupakan sayuran yang berkhasiat. Bayam Brazil dikenal sebagai sumber protein tinggi. Hal ini akan cocok dengan masyarakat Indonesia yang menjadikan bayam sebagai sayuran favorit.

Mengonsumsi tiap hari, diklaim dapat  menjaga tubuh dari berbagai jenis penyakit berbahaya, mulai dari stroke, gangguan otak, hingga jantung. Bayam dikenal sebagai salah satu sayuran yang penting bagi kesehatan otak. Kandungan mineral seperti asam folat, vitamin A, vitamin B6, vitamin C dan aktioksidan yang dimilikinya dapat membantu mencegah fungsi neuronal dan kognitif otak. 

Bayam Brazil juga mengandung vitamin dan mineral yang tinggi, Dalam 100 gram  mengandung Karoten 7 -8 mg, Vitamin C 60 – 120 mg,  Ferrum 4 – 9 mg, Kalsium 300 – 450 mg. Karena itu mengonsumsi bayam setiap hari dapat memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh.

Manfaat kandungan mineral dan vitamin bayam brazil flavonoid dapat mengurangi resiko kanker hingga 34 persendan menghambat perkembangan sel kanker. Sedangkan kandungan magnesium, baik untuk pertumbuhan dan penguatan tulang serta mencegah keretakan tulang, meningkakan sistem  imunitas.

Sementara kandungan Vitamin A berfungsi sebagai salah satu komponenen sel darah putih yang berfungsi untuk melawan infeksi atau penyakit yang menyerang tubuh, serta dapat mencegah sembelit hingga 20 persen. Kandungan asam folatnya dapat melancarkan peredaran darah.

Kandungan lain pada bayam adalah beta karoten, xanten dan lutein. Ketiga zat tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga mata agar senantiasa sehat. Selain itu mengonsumsi bayam secara rutin juga mencegah peradangan dan iritasi mata.

 

Reporter : Munanto Haris (BBPP Ketindan)
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018