Sunday, 17 January 2021


Pakai Pestisida Nabati, Ulat Hidroponik Minggat !

07 Jan 2021, 18:20 WIBEditor : Gesha

Pertanaman secara hidroponik tidak lepas dari serangan hama | Sumber Foto:Yoyon Hidroponik

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Dalam bertani, pastinya akan mengalami masa duka seperti terkena serangan hama. Begitupula di tanaman hidroponik, serangan ulat maupun kutu menjadi masalah yang membuat pusing pemula. 

Pada dasarnya hama ulat ini aktif memakan dedaunan bahkan  pangkal batang terutama di malam hari. Hama ini paling senang dengan sayuran daun di mana sayuran daun seperti sawi, lettuce, kangkung yang daunnya tekstur tipis dan tidak keras.

Ulat-ulat tersebut akan bertelur pada bagian bawah daun dan mudah berkembang kemudian menyebar ke daun yang satu dengan yang lain, juga ke tanaman yang lain. Karenanya, jika ada tanaman di rumah terserang hama ulat maka segera harus diatasi sebelum tanamanmu yang lain terkena hama ini.

Begitu juga saat terkena hama kutu, tanaman terserang jenis hama kutu ini yang akan terjadi pada tanaman yaitu daun keriting serta menggulung dan batang akan lebih lemah, akhirnya tanaman cacat dan kerdil. Cara mengatasi tanaman yang terserang jenis hama ini yaitu dengan cara membuang atau memusnahkan tanaman yang sudah terkena hama kutu. 

Dilansir dari buku Bertanam Hidroponik Gak Pake Masalah, karya Purwadaksi Rahmat, Jika serangan belum terlalu parah, lakukan pencegahan serangan dengan menggunakan pestisida nabati. Pestisida nabati ini bisa dibuat dari dari bahan alami, yakni daun pepaya. Menurut penelitian, daun pepaya mengandung bahan aktif papain yang efektif untuk mengendalikan hama seperti ulat.

Bisa juga menggunakan pestisida nabati daun brotowali yang dibuat dari tumbukan 10-15 lembar dan diencerkan dengan 1 liter air.  Semprotkan pada tanaman berdaun, terutama pada daun bagian bawah dan pangkal daun.

Pemakaian pestisida organik dan insektisida alami ini tidak bisa digunakan setiap saat, namun hanya bisa digunakan saat benar-benar diperlukan saja.  Sebaiknya digunakan saat tanaman hidroponik sudah benar-benar dalam keadaan rusak. Jika rusaknya hanya sedikit, sebaiknya jangan dulu digunakan. Amati dulu pergerakan hama-hama tersebut, apakah cepat menyerang atau tidak.

Sebaiknya lebih berhati-hati dalam pemakaian, karena ada beberapa insektisida nabati yang sangat kuat dan ampuh dalam membasmi serangga. Bahkan jika serangga yang menyerang tanaman anda bukanlah serangga yang benar-benar berbahaya, penyemprotan insektisida alami ini justru dapat menimbulkan masalah lain pada tanaman anda di kemudian hari.

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018