Sunday, 28 February 2021


Ada Agro Edu Wisata di Rusunawa Marunda

23 Jan 2021, 20:12 WIBEditor : Gesha

Kawasan Rusunawa Marunda akan menjadi lokasi Agro eduwisata | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Marunda --- Agro Eduwisata sekarang semakin menggeliat. Banyak masyarakat yang memanfaatkan kegiatan urban farming mereka menjadi lokasi wisata, salah satunya di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. 

Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Jakarta menjadi salah satu solusi untuk penyediaan pemukiman yang layak huni bagi warganya di tengah kondisi keterbatasan lahan. Di antara bangunan-bangunan bertingkat ini ternyata masih terdapat sebagian lahan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian. Semangat dan kreatifitas warga Rusunawa Marunda dalam bertani ini patut diapresiasi.

Kabar ini pun sampai ke Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta ketika mengunjungi Rusunawa Marunda, Jakarta Utara pada Jumat (22/1). Hadir Plt. Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati, Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiati, Kepala Pusat Pengembangan Benih (Pusbangbenih) dan Proteksi Tanaman, Ali Nurdin, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto, dan Kepala Seksi Pertanian Perkotaan Dinas KPKP DKI Jakarta, Taufik Yulianto. Rombongan disambut oleh Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Marunda, Ageng Darmintono.

“Kami sangat mengapresiasi warga Rusunawa Marunda ini sebab antusias memperbaiki lingkungan dengan melakukan kegiatan pertanian. Di tengah pandemi Covid-19 bukan saatnya bingung kita mau melakukan apa, tetapi saatnya kita berkolaborasi, seperti yang disampaikan pak Gubernur, sukses tidak bisa datang sendiri tapi sukses adalah bersama sama,” kata Plt Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati.

Dalam kunjungan ini, Dinas KPKP DKI Jakarta selain meninjau lokasi penanaman cabai, juga memberikan bantuan bibit alpukat cempedak, hasil pembibitan dari Pusbangbenih dan Proteksi Tanaman, serta Trichoderma,sp sebagai pupuk biologis dan agen hayati. Selain bermanfaat untuk ketahanan pangan dan menambah penghasilan warga Rusunawa, lahan yang ada juga dapat dijadikan sebagai Agro Edukasi Wisata.

“Harapan kami agar warga di sini mengetahui bahwa Alpukat Cempedak adalah tanaman asli Jakarta yang patut dilestarikan," harapnya.

Rusunawa dengan jumlah penghuni 11 ribu jiwa ini mempunyai potensi yang sangat besar untuk pemasaran hasil pertanian. Apalagi sudah ada kegiatan bertanam cabai yang diperkirakan panen pada periode Maret - April nanti menjelang puasa dan Idul Fitri, bagus sekali sudah ada pola tanam seperti ini. "Saya sudah berbicara dengan pengelolanya, akan membuat Agro Edukasi Wisata skala Rusun, jadi masyarakat sini mendapatkan sesuatu untuk dibawa pulang, mendapatkan pelajaran bagaimana berbudidaya tanaman, “ tuturnya.

Sementara itu, Pusbangbenih dan Proteksi Tanaman, UPT Dinas KPKP DKI Jakarta, siap memberikan dukungan kepada warga Jakarta yang hendak bertani.

“Kami mendukung dalam memberikan bibit tanaman secara gratis. Di masa pandemi Covid mengiriman bibit bisa menggunakan aplikasi secara online. Selain alpukat cempedak, saran saya bisa juga ditanam bibit kelapa di sini. Kami berharap bibit tersebut dirawat dan dijaga sebaik-baiknya sebab proses pembuatan bibit tidak mudah. Jadi sayangilah tanaman,” kata Kepala Pusbangbenih dan Proteksi Tanaman, Ali Nurdin. 

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018