Wednesday, 14 April 2021


Ini Tips Angela Gilsha Menanam Bayam Hidroponik

28 Jan 2021, 09:16 WIBEditor : Yulianto

Anglea Gilsha dengan bayam hidroponik | Sumber Foto:Echa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta--- Pandemi Covid-19 menuntut kita untuk tetap berada di rumah. Nah, untuk mengisi kesibukan saat berada di rumah, banyak masyarakat yang mengisi kegiatan dengan memanfaatkan pekarangan.

Ada yang menghias halamannya dengan tanaman hias, ada juga dengan budidaya hidroponik. Itu juga yang dilakukan Angel Gilsha Panari, seorang artis kelahiran Denpasar, 2 Juli 1994.  Selain menanam tanaman hias, ia juga budidaya bayam secara hidroponik.

Menurut Angel, dari semai hingga panen bayam hidroponik memerlukan waktu sekitar 32 hari. “Aku bangga dengan diriku sendiri bisa panen pokchoy maupun bayam yang tumbuh besar besar,” ujarnya.

Menurutnya, paling utama dalam menanam itu adalah sinar matahari.  Itu semua juga berlaku untuk semua tanaman. “Kuncinya cuma dua sih, AB Mix dan sinar matahari. Ya hanya itu saja,” kata pemain sinetron 7 Manusia Harimau New Generation; Anugerah Cinta; Berkah Cinta; Anak langit; Samudera Cinta dan film layar lebar Revan dan Reina.

Angel juga memberikan resep masakan simple Suateed spinach/cah bayam. Bahannya, bawang putih dikeprek, minyak goreng dan bayam. Langkahnya, tumis bawang putih hingga harum, masukan bayam beri garam. “Aku yang tanam, Aku yang panen, aku yang masak dan aku juga yang makan sendiri,” ujarnya.

Tips Menanam

Menanam bayam secara hidroponik merupakan salah satu alternatif bagi masyarakat kota yang yang memiliki pekarangan sempit. Ada lima tahapan yang harus dilalui mulai dari proses penyemaian, persiapan media, pindah tanam, pemeliharaan, hingga panen.

Kelima proses tersebutlah harus dilakukan untuk menanam bayam secara hidroponik agar tanaman yang dihasilkan nanti bisa tumbuh dengan maksimal. Sebelum memulai menanam bayam hidroponik ada beberapa peralatan yang harus dipersiapkan agar proses penanaman bisa berjalan lancar.

Beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menanam bayam secara hidroponik sebagai berikut. Alat dan bahan yakni benih biji bayam, nutrisi hidroponik AB Mix sayuran, media tanam hidroponik rockwool, net pot atau gelas plastik bekas, sumbu kompor atau kain flannel, kotak sterofoam, baki wadah atau nampan.

Pertama, penyemaian benih bayam. Benih bisa di dapatkan dari biji bayam yang telah tua atau membeli di toko pertanian. Penyemaian benih biji bayam dilakukan dengan merendam benih biji bayam ke dalam air hangat selama kurang lebih 1 jam, tujuannya agar kulit benih menjadi lunak.

Siapkan media tanam hidroponik dapat menggunakan rockwool. Kemudian potong rockwool berbentuk dadu berukuran sekitar 2 cm x 2 cm dan disusun di dalam sebuah nampan.

Kemudian potongan rockwool dibuat lubang menggunakan lidi untuk memasukan benih bayam. Ukuran lubang bisa disesuaikan dengan ukuran benih bayam yang akan disemai. Lalu masukkan benih yang telah direndam tadi ke dalam lubang rockwool, masing-masing lubang 1 benih bayam.

Setelah semua benih dimasukan dalam rockwol, lakukan penyiraman semua rockwool dengan air bersih. Usahakan penyiraman secara perlahan agar air dapat membasahi rockwool secara merata. Namun jangan sampai ada genangan air di dalam nampan tersebut.

Selanjutnya simpan nampan tersebut di tempat yang teduh dan kering. Lalu tutup nampan menggunakan plastik agar proses penyemaian cepat berlangsung. Diamkan selama 2-3 hari, setelah benih berkecambah atau minimal muncul 2 daun, pindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari. Sebaiknya sinar matahari pagi pada pukul 06.00 hingga pukul 10.00.

Rawatlah tanaman hidroponik bayam secara rutin dengan memeriksa kelembaban air di rockwool tersebut agar benih bayam tidak mengalami kekeringan dan pertumbuhannya tidak terhambat.

Bagaimana mempersiapkan media dan menanamnya? Baca halaman selanjutnya.

 

 

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018