Saturday, 06 March 2021


Labu Madu, Disimpan Lama Semakin Enak

11 Feb 2021, 13:20 WIBEditor : Gesha

Labu madu menjadi pilihan buah yang enak | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Bagi masyarakat perkotaan, nama labu madu serasa asing.  Labu berbentuk unik ini juga sering disebut Pumpkin Butternut atau Butternut Squash. Bahkan labu ini menjadi andalan ibu-ibu untuk MPASI balita mereka lho.

Berbeda dengan labu pada umumnya, daging labu madu berwarna kuning oranye dengan tekstur lembut dan rasa yang manis. Tingkat kemanisan akan semakin meningkat setelah buah disimpan minimal dua bulan.

Namun, serupa dengan jenis labu lainnya, ketika salah menyimpannya, labu akan mudah busuk dan berjamur. Labu yang salah proses penyimpanannya juga tak akan layak lagi buat dikonsumsi. Namun ketika labu disimpan dengan cara tepat, labu bisa bertahan hingga berbulan-bulan bahkan hingga bertahun-tahun.

Saat membeli labu, pastikan untuk membeli labu yang masih segar atau baru petik. Labu yang berkualitas bagus memiliki kulit bersih yang halus dan terlihat segar meski sudah dipetik dalam waktu cukup lama.

Saat menyimpan labu, hindari menyimpan labu di tempat yang lembab dan gelap. Labu yang disimpan di tempat lembab dan gelap akan mudah busuk dan rusak. Untuk labu yang masih utuh, labu cukup disimpan di tempat kering di suhu ruangan. Simpan labu di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik.

Jika ingin menyimpan labu yang sudah dipotong, usahakan agar memotong labu dengan ukuran yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Kupas labu yang hendak disimpan dalam bentuk potongan. Masukkan ke wadah kedap udara dan simpan di lemari es.

Labu potong yang disimpan di lemari es bagian luar akan bertahan kurang lebih selama 1 sampai 2 minggu. Sedangkan untuk labu potong yang disimpan di freezer akan bertahan hingga 1 sampai 2 bulan. 

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018