Thursday, 17 June 2021


Merdeka Belajar Pertanian, Belajar untuk Siap Bekerja

25 May 2021, 10:23 WIBEditor : Ahmad Soim

Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Pertanian Dr. Susiyanti | Sumber Foto:Suroyo

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Serang -- Belajar terus, tidak mengenal usia, tempat dan zaman sudah menjadi tuntutan dalam kehidupan manusia. Juga dalam bidang pertanian. Pendidikan adalah modal dasar hidup bagi setiap manusia.

Hal itu dikatakan Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Pertanian Dr. Susiyanti dalam podcast  bertema : Belajar dari Covid-19 Mewujudkan Merdeka Belajar yang diadakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Susi berpendapat bahwa “Pendidikan bersifat dinamis, setiap era mempunyai caranya masing-masing. Sarana belajar mengajar mengalami perubahan yang awalnya tatap muka sekarang menjadi sistem online oleh sebab itu kondisi dan situasi telah menyebabkan pendidikan tidak berjalan seperti yang kita kehendaki”

Susi pun mengatakan bahwa tidaklah mudah mengatur sistem pendidikan yang ada di Indonesia, terlebih lagi pada masa masa seperti ini, dimana seluruh lini pendidikan perlu melakukan adaptasi guna melanjutkan pendidikan untuk anak bangsa.

“Menangani Negara yang besar seperti Indonesia bukan hal yang mudah, secara kultural kita memiliki suku bangsa yang banyak, Kultur pendidikan yang ada di daerah yang satu berbeda dengan daerah yang lain. Indonesia merupakan Negara kepulauan dimana kalau berkomunikasi tidak segampang dengan wilayah yang memiliki areal yang hanya satu dataran saja. Jarak yang jauh dan menyebabkan keterbatasan, keterbatasan secara fisik, keterbatasan secara ekonomi, keterbatasan banyak hal. Banyak kebijakan lokal yang diterapkan di Indonesia belum tentu bisa di terapkan di Negara luar” tegas Susi.

BACA JUGA:

 

Susi menyampaikan bahwa “Merdeka belajar pertama kali digaungkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi saat ini yaitu Pak Nadiem Makarim, tujuannya untuk mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja, jadi tidak hanya teori saja, tetapi di dunia perkuliahan mereka akan dihadapkan dengan kegiatan yang dihadapi di dunia kerja. Dalam merdeka belajar mahasiswa diberikan kesempatan belajar secara otonomi, belajar sendiri, mandiri, bertanggung jawab atas dirinya sendiri, di dalam kampus merdeka mahasiswa berhak mengikuti pembelajaran di luar prodi, baik itu di dalam kampus ataupun di luar kampus, dan kegiatan lainnya” 

Susi menegaskan “ Pada masa pandemi covid 19 ini justru pertanian tumbuh positif karena orang tidak akan bisa hidup kalau tidak punya makanan oleh sebab itu kita harus belajar pertanian dengan baik dan mengeyam pendidikan dengan sebaik mungkin karena Pendidikan merupakan modal yang harus dimiliki setiap manusia”.

“Belajar itu seumur hidup, proses dan metode belajar mengikuti zaman, mulai dari yang sederhana hingga dengan teknologi yang mutakhir maka Belajarlah sampai liang lahat sampai ajal datang menjemput. Tidak ada seorangpun yang paling super pandai, kita manusia memiliki keterbatasan masing-masing memiliki kelebihan dan juga keterbatasan sehingga akhirnya kita selalu belajar dari siapapun juga itu.” tutup susi.

=== 

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/ 

 

Reporter : Suroyo
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018