Thursday, 17 June 2021


Kelas Berkebun, Tingkatkan Keterampilan dan Kreatifitas Urban Farming Warga Jakarta

11 Jun 2021, 07:17 WIBEditor : Gesha

Pembukaan Kelas Berkebun DKI Jakarta | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Perkembangan pertanian perkotaan (Urban Farming) di Jakarta yang semakin pesat dan massif, sangat bermanfaat mewujudkan ketahanan pangan khususnya di tengah waspada pandemic Covid-19. Berbagai kolaborasi dilakukan agar pemanfaatan ruang untuk sumber pangan lebih optimal. Salah satunya adalah kelas Berkebun. 

“Lingkungan berperan penting dalam keberlangsungan hidup, sehingga menjaga kelestariannya menjadi tanggung jawab kita semua. Menghadapi pandemic Covid-19, kader PKK mempunyai peran strategis, sebagai motivator maupun penggerak masyarakat ikut aktivitas Urban Farming," ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta (TP PKK DKI Jakarta) Fery Farhati saat pembukaan pelatihan “Kelas Berkebun” secara virtual yang digelar hasil kerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) serta Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. 

Fery menambahkan, Kelas Berkebun ini sebagai wadah pembelajaran, berbagi pengalaman, dan inovasi kader PKK dalam melestarikan lingkungan seperti tujuan program HATINYA PKK (Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman)

Secara khusus Fery Farhati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh warga Jakarta yang berperan aktif mengembangkan Urban Farming dan melesatarikan lingkungan. Juga kepada SKPD terkait, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP ) dan PT BISI International Tbk yang telah mensupport benih sayuran daun dan buah antara lain benih bayam, kangkung, cabai, terong, tomat, untuk 132 titik lokasi di 44 Kecamatan. Benih tersebut akan peserta Kelas Berkebun untuk ditanam di lokasinya masing-masing.

“Jakarta itu unik, ada kebanggaan tersendiri apabila saya melihat panen serentak, sebab Jakarta terbatas lahannya, berbeda dengan lahan di daerah luar Jakarta yang masih luas. Kelas Berkebun ini merupakan persiapan dari event yang istimewa nantinya, yaitu panen serentak, Insya Allah,” tuturnya.

Akademi Urban Farming, sebuah inovasi dari Dinas KPKP DKI Jakarta yang dilaunching pada Jumat (4/6) belum lama ini bersamaan dengan kegiatan Tanam Serentak se-DKI Jakarta, menjadi momentum penting dan berkaitan erat dengan Kelas Berkebun.

“PKK ini mitra kerja pertama dengan program Kelas Berkebun, terkait Akademi Urban Farming. Tidak terbatas pada budidaya pertanian, tetapi bisa juga peternakan, perikanan, hingga olahan yang bisa kami fasilitasi. Sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, bahwa Jakarta terbuka untuk kolaborasi, atau kita kenal dengan KSBB (Kolaborasi Sosial Berskala Besar). Terimakasih juga kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk penyediaan media tanam dan PT BISI International, Tbk untuk penyediaan benih. Semoga nantinya semakin banyak stakeholder yang bisa bergabung. Program ini hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, sebab mendapatkan informasi program terkini dari Dinas teknis,” kata Plt. Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati.

Berkesinambungan

Kelas Berkebun akan dilaksanakan secara berkesinambungan mulai Juni sampai Desember 2021. Ditargetkan akhir Juni akan terselenggara Tanam Serentak dalam rangka memperingati HUT DKI Jakarta ke-494.

“Pelatihan Kelas Berkebun ini mempunyai urgensi yang cukup strategis untuk mendorong masyarakat dalam memanfaatkan tanah pekarangan, untuk bercocok tanam dengan berbagai metode. Baik dengan system hidroponik, tanaman dalam pot maupun langsung bercocok tanam di lahan. Diharapkan akan mampu mendorong masyarakat Jakarta lebih aktif, kreatif, dan produktif yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jakarta menuju Maju Kotanya Bahagia Warganya,” kata Ketua Bidang Ketahanan keluarga TP PKK DKI Jakarta, Komariah Marullah.

Kelas Berkebun ini output yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan tanah pekarangan dengan tanaman produktif untuk membantu mengatasi masalah pangan.

Tahapan Kelas Berkebun adalah sebagai berikut :

1.     Identifikasi peserta dengan persyaratan masyarakat yang belum pernah melakukan kegiatan berkebun. Jumlah 1320 orang di 132 lokasi , 30 orang di kecamatan, masing masing kecamatan terdiri dari 3 lokasi.

2.     Dimulai dengan bimbingan teknis secara daring yang difasilitasi oleh DKPKP, dan dilanjutkan pendampingan secara langsung oleh petugas DKPKP dan  Dinas Lingkungan Hidup di Kecamatan

3.     Akan dilaksanakan dalam 3 angkatan dengan jadwal : Angkatan 1 ; 9 Juni 2021, Jakarta Pusat pada jam pagi,  Jakarta Barat jam siang.

Angkatan 2 ; 10 Juni 2021, Jakarta Timur pada jam pagi, Kepulauan Seribu jam siang

Angkatan 3 ; 11 Juni 2021, Jakarta Utara pada jam pagi, Jakarta Selatan siang 

4.  Materi : budidaya tanaman sayur, tanaman buah, toga, dan tanaman hias

“Setiap materi yang diberikan akan secara bertahap agar peserta mampu memahami secara utuh dan mengimplementasikan di lingkungannya. Setelah mengikuti pelatihan, masyarakat akan mempraktekkan dan akan dibimbing secara teknis sesuai jadwal. Peserta pelatihan akan menanam benih sayuran secara serentak pada akhir Juni, yaitu peringatan HUT Jakarta ke-494,” kata Komariah Marullah.

 

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018