Tuesday, 03 August 2021


Nih Tips Budidaya Sayuran Ala Urban Farming

12 Jun 2021, 10:07 WIBEditor : Gesha

Urban farming, salah satu cara pemenuhan kebutuhan pangan dari pekarangan saat Covid-19 | Sumber Foto:Dok. Sinta

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Bagi pemula dalam urban farming, sayuran daun seperti  Bayam, Kangkung, dan Pakcoy menjadi pilihan utama untuk dicoba. Namun perlu ada triknya. 

“Sayuran jenis tersebut lebih mudah dibudidayakan, umur panen lebih pendek, manfaat tinggi dan nilai gizi lengkap, “ kata Hadi Turanto, Penanggung Jawab Kebun Bibit Kamal Muara yang berada di lingkup Unit Pelaksana Teknis Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman (UPT P2BP) ketika memberikan materi Budidaya Sayuran Daun jenis Bayam, Kangkung, dan Pakcoy pada Kelas Berkebun, Rabu (9/6). 

Hadi menyampaikan persyaratan tumbuh tanaman, yaitu sinar matahari, tanah gembur (pH 6-7), suhu optimum (27 – 32 derajat Celcius) serta unsur hara makro ( Nitrogen, Phosphat, Kalium, Magnesium), dan mikro.

Berikut ini cara mudah budidaya sayuran daun dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (Dinas KPKP) DKI Jakarta. 

Budidaya Bayam

Persiapan tanam :

1. Benih disiapkan sebanyak kurang lebih 0,5 – 1,0 gram per meter persegi

2. Pengolahan tanah (sedalam 20 – 30 cm) dan diberi pupuk kandang /kompos sebanyak 10 ton/Ha atau 1 kg / meter persegi ( lahan)

3. Pembuatan media tanam dengan mencampurkan tanah + pupuk kandang / kompos + sekam dengan perbandingan 1:1:1 (pot/vertikultur)

Penanaman :

Dilakukan dengan menebar benih secara langsung dan merata, kemudian ditutup tipis dengan tanah

Pemeliharaan :

Pemupukan rutin dan berimbang, penyiraman teratur (pagi dan sore hari), menjaga kelembaban tanah

Panen :

Apabila tinggi tanaman kira-kira 20 cm , yaitu pada umur 3 – 4 minggu setelah tanam

 

Budidaya Kangkung

Persiapan tanam :

1. Benih disiapkan sebanyak kurang lebih 2,5 kg /Ha atau 0,25 gram/meter persegi

2. Pengolahan tanah (sedalam 20 – 30 cm) dan diberi pupuk kandang /kompos sebanyak 10 ton/Ha atau 1 kg / meter persegi ( lahan)

3. Pembuatan media tanam dengan mencampurkan tanah + pupuk kandang / kompos + sekam dengan perbandingan 1:1:1 (pot/vertikultur)

Penanaman :

Benih (3 – 5 biji) ditanam langsung dengan jarak lubang tanam 20 cm x 20 cm

Pemeliharaan :

Penyiraman teratur (pagi dan sore hari), pemupukan teratur (1 kali seminggu), penyiangan gulma

Panen :

Dimulai setelah berumur 3 – 4 minggu setelah tanam dengan cara mencabut bersama akarnya atau dengan cara memotong pangkal batang 1-2 cm dari permukaan tanah.

 

 

Budidaya Pakcoy

Persiapan tanam :

1. Benih disiapkan sebanyak kurang lebih 400 – 1000 gram /ha

2. Pengolahan tanah (sedalam 30 cm)

3. Pembuatan media tanam semai dengan mencampurkan tanah + pupuk kandang /kompos dengan perbandingan 1:1

Penanaman :

Benih disemai terlebih dahulu, setelah 10 -15 hari (daun 3-4 helai) dipindahkan ke lahan dengan jarak tanam 30 x 30 cm

Pemeliharaan :

Penyiraman teratur (pagi dan sore), pemupukan ( 20 HST), penyiangan gulma, pengendalian OPT (sanitasi lahan, pemanfaatan musuh alami diadegma semiclausum)

Panen :

Pakcoy dapat dipanen pada umur 45 hari setelah tanam. 

 

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018