Sabtu, 22 Juni 2024


Bagi Penderita Diabet, Kontrol Gula Darah dengan Daun Insulin

19 Jun 2021, 11:18 WIBEditor : Yulianto

Daun insulin untuk penderita diabet melitus | Sumber Foto:Dok. jamudigital.com

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta—Selama pandemi Covid-19 ternyata jumlah penderita Diabetes Mellitus (DM) meningkat menjadi 6,2 persen atau menjadi 10,8 juta orang di Indonesia. Diperkirakan, jumlah penderita DM akan terus bertambah menjadi 16,7 juta orang pada tahun 2045.

Memprihatinkan lagi banyak masyarakat yang tidak paham dalam mengontrol dan mengendalikan DM, sehingga membawa mereka kepada keluhan lain. Keluhan tersembunyi inilah yang menjadi bom waktu dan suatu saat akan meledak menjadi berbagai penyakit seperti gagal ginjal, glaucoma, dan gangguan jantung.

Diabetes melitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin.

Salah satu cara mengontrol gula darah adalah daun insulin atau Costus igneus banyak tumbuh di wilayah India dan Amerika Serikat. Daun tersebut diyakini bisa menurunkan kadar gula darah penderita diabetes.

Daun insulin kaya akan protein, zat besi, dan beberapa komponen antioksidan seperti beta-karoten dan a-tocopherol. Ada banyak penelitian yang menjelaskan korelasi antara daun insulin dengan normalnya kadar gula darah penderita diabetes.

Julukan lain yang disematkan pada daun insulin adalah spiral flag dan step ladder. Hal ini tak lain karena struktur daunnya yang bergerak naik secara spiral dari batangnya hingga ke atas.

Pohon daun insulin tumbuh setinggi kurang dari 1 meter. Daunnya berwarna hijau tua hingga kekuningan dengan ukuran 10-20 cm. Bentuk daunnya sederhana dengan tulang daun berbentuk paralel.

Dalam genus Costus, setidaknya ada 150 spesies tanaman yang tumbuh di negara-negara tropis. Untuk bisa tumbuh, daun insulin membutuhkan tanah yang lembap dan subur serta mendapat banyak air. 

Menurut Apt Drs Julian Afferino, Ms. CEO Pharmacare Consulting dalam Talkshow Daring Seri Diabetes Melitus: Apakah Cek Gula  Darah  saja Cukup?,  Sabtu (12/6) mengatakan, banyak tanaman tradisional bisa untuk menurunkan gula darah bagi mereka yang terkena diabetes melitus.

“Tetapi perlu kita waspadai mengenai kandungan yang terdapat dari obat tradisional itu, sehingga kita betul-betul mengerti bagaimana cara kerja obat tradisional tersebut,” katanya.

Seperti daun insulin yang terdapat di sekitar kita dan mudah untuk dibudidayakan. Tanaman tersebut bisa untuk menurunkan gula darah, jika permasalahan gula darah karena kurangnya produksi insulin.

“Insulin tersebut bisa digunakan memacu sel beta pangkreas kita yang masih bisa berfungsi untuk lebih banyak menghasilkan insulin agar bisa menurunkan kadar gula darah,” terangnya.

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018