Sunday, 24 October 2021


Wisata Kuliner Panganan Tradisional Pasar Kamu di  Deli Serdang

22 Jun 2021, 13:39 WIBEditor : Ahmad Soim

Pasar Kami di Deli Serdang | Sumber Foto:RE Gultom

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Deli Serdang -- Saat ini panganan tradisional sulit didapatkan di perkotaan dan desa. Lidah masyarakat sudah mencicipi panganan siap saji yang mudah didapat di berbagai tempat. Walau makanan siap saji itu enak rasanya, tetapi tanpa disadari bahwa semuanya telah menggunakan bahan kimia, penyedap rasa, pengawet serta pewarna.

Panganan seperti itu bisa menyebabkan berbagai macam penyakit bagi manusia, baik orang dewasa maupun anak serta janin yang dalam kandungan. “Panganan siap saji moderen beresiko tinggi,” kata H Dedy Sopyan dan kawan kawan yang  membuat konsep  Pasar Kamu (13/06/2021) di Dusun II Desa Denai Lama Kec Pantai Labu Kab Deli Serdang.

Dijelaskan Dedy bahwa Pasar Kamu adalah singkatan dari Pekan Sarapan Karya Anak Muda yang dirintisnya sejak tahun 2019. Waktu itu  hanya kecil kecilan. Ia rintis bersama bersama Ir H Soekirman, membina masyarakat Pantai Labu. Selanjutnya mengumpulkan teman dan saudara untuk membangun Desa Denai Lama.  

Dibuatlah konsep dagang UMKM tradisional dengan kearifan lokal menyajikan panganan sehat tanpa bahan pengawet, tanpa pemanis buatan, tanpa pewarna kimia, semua dibuat secara alami.

Begitu juga piringnya dibuat  dari bambu dan lidi dianyam. Cangkirnya juga dari bambu atau tempurung. Disini dilakukan pengurangan penggunaan plastik.  

Pasar Kamu  buka hanya hari Minggu pagi mulai jam 06.00 sampai jam 10.00 WIB. Anggota yang berjualan secara umum menggunakan pakaian tradisional 

BACA JUGA:

Pedagang saat ini lebih kurang 70 orang dengan jenis panganan lebih kurang 200 jenis seperti getuk, gotot, tiwul, grontol jagung dan kue rasida, juga minuman cendol serta lainnya yang enak dan alami cita rasanya.

Ditambahkannya dagangan yang sisajikan di bawah pepohonan yang rindang dan sejuk, serta bisa dinikmati dengan duduk bertikar bersama keluarga. 

Untuk membeli panganan harus menukar uangnya dengan tempu atau tempurung yang dibentuk bulat yang harganya Rp 2000/tempu. Harga panganan cukup terjangkau untuk kalangan  menengah ke bawah. 

Saat ini omset penjualan setiap minggu Rp 48 juta dengan pembagian keuntungan yang disepakati bersama. H Dedy Sopyan mengharapkan dukungan sarana prasarana serta pembinaan dinas terkait dari kabupaten Deli Serdang.

=== 

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/ 

 

Reporter : RE Gultom
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018