Jumat, 23 Februari 2024


Ajarkan Cinta Berkebun, Abah Jaman Ajak Generasi Muda Panen Sayuran

27 Jun 2021, 13:53 WIBEditor : Yulianto

Abah Jaman (paling kanan) saat panen sayuran bersama anak-anak | Sumber Foto:Dok. Abah Jaman

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Saat pandemi Covid-19, kegiatan berkebun atau bertanam di pekarangan menjadi solusi mengisi kesibukan selama beraktivitas di rumah. Berkebun menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan, apalagi jika dilakukan bersama anak.

Namun seringkali anak menganggap berkebun adalah kegiatan yang sangat membosankan dan kotor. Kadang sebagai orangtua perlu memutar otak untuk mencari cara agar anak mau berkebun dan merasa berkebun sangat menyenangkan.

Berkebun bersama anak sejak usia dini memiliki banyak manfaat seperti menumbuhkan minat untuk makan sehat, mengasah motorik, meningkatkan daya tahan. Selain itu, melatih kesabaran dan juga konsentrasi, serta mengajarkan anak-anak tanggung jawab.

Adalah Surjaman yang tinggal di KPP Baranangsiang IV blok CD, RT 02-RW 10,  Kelurahan Tanahbaru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Akrab dipanggil Abah Jaman memiliki ide cemerlang untuk membuat anak menyukai berkebun.

Ide awalnya, karena keprihatinan Abah Jaman. Diluar jam sekolah, anak-anak lebih sering bermain HP. Karena itu, dari pada hanya main HP, Abah jaman kemudian mengajak anak-anak ikut panen sayuran di lahan komplek.

“Alhamdulillaah ternyata mendapatkan sambutan yang baik, anak-anak mulai menyukai berkebun, terutama ketika panen,” ujarnya. Sayuran yang ditanam diantaranya, kangkung, bayam, caysin, pokcoy, salada, dan kacang panjang.

Dalam perkembangannya, Tim BIHARI berinisiatif membuat program Agri for Kids. Kegiatan itu hingga kini masih dalam penggodokan untuk bisa diimplementasikan. Semoga ini akan segera terealisasi, sehingga anak anak lebih suka berkebun dari pada sering main HP,” ujarnya pada Sinartani.

Abah Jaman mengungkapkan, lahan komplek yang sudah berjalan dan menjadi kebun percontohan hanya sekitar 200 m2. Kebun tersebut milik Komunitas BIHARI. “Kini kami sedang merencanakan untuk memanfaatkan lahan tidur di luar komplek. Mudah-mudahan banyak kader yang tertarik,” harap Abah Jaman.

Gerakan ini menurut Abah Jaman, sudah menarik pergantian penghuni komplek. Diantaranya, sudah mulai menghijaukan halaman rumahnya masing masing dengan sayuran atau tanaman lain, baik bunga atau tanaman obat.

Hasil panen anak-anak di kebun Komunitas BIHARI saat ini diserap warga komplek RT 02 dan RT 03 RW 10, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara. Sekali panen kita bisa dapat antara 15-20 kg sayuran,” ujarnya.

Abah Jaman berpesan untuk generasi muda agar rajin membaca, bukan membaca buku saja, tapi membaca lingkungan sekitar, sehingga dapat mengembangkan potensi diri dan potensi lingkungan sekitar. Dengan motto kunci keberhasilan masa depan terletak pada generasi muda yang rajin membaca. Insya'allah NKRI akan maju dan makmur,” tutupnya.

 

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018