Saturday, 23 October 2021


Stabilkan Tekanan Darah dengan Biji Mahoni

28 Sep 2021, 11:36 WIBEditor : Yulianto

Mahoni bisa turunkan hipertensi | Sumber Foto:Soleman

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang--- Hipertensi atau darah tinggi menjadi salah satu penyakit yang banyak diidap masyarakat Indonesia. Bagi yang mempunyai gejala penyakit tersebut, coba saja ramuan biji mahoni.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak biji mahoni dengan dosis 45 mg per/160 g selama 7 hari dapat menurunkan kadar glukosa darah yang tidak berbeda dengan pemberian glikazide.

Mahoni mengandung saponin dan flavonoid. Biji mahoni digunakan dalam pengobatan tekanan darah tinggi, kencing manis, tidak nafsu makan, rematik, demam, masuk angin, membantu proses penyembuhan, vitalitas dan eksim.

Saponinnya untuk mencegah penyakit sampar, mengurangi lemak tubuh, meningkatkan sistem kekebalan, memperbaiki kadar gula darah, menguatkan fungsi hati dan memperlambat proses pembekuan darah.

Kandungan flavonoidnya untuk melancarkan peredaran darah, terutama mencegah tersumbatnya saluran darah, mengurangi kadar kolesterol dan penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah, juga sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas.

Mahoni (Swietenia mahagoni BI. Jacq) memiliki sinonim S macrophylla. Para ahli taksonomi menggolongkan tanaman ini kedalam famili Meliaceae. Ciri-ciri tanaman ini adalah pohon tahunan dengan tinggi 5-25 meter. Batang berkayu, bulat, bercabang, putih kotor.

DaunNYA majemuk, menyirip genap, bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, panjang 3-15 cm, pertulangan menyirip, masih muda merah setelah tua berwarna hijau.

Bunga majemuk dalam karangan di ketiak daun, ibu tangkai bunga silindris, coklat muda, kelopak bunga lepas satu sama lain, bentuk seperti sendok, hijau mahkota silindris, kuning kecoklatan, benang sari melekat pada mahkota, kepala sari putih, kuning kecoklatan. Buah kotak, bulat telur, berlekuk lima, dan berwarna coklat, Biji pipih, berwarna hitam atau coklat, akar tunggang dan berwarna coklat.

Tips Resep

Herbalis dari Malang, Wahyu Suprapto mengatakan, untuk hipertensi. Pertama, 8 gram biji mahoni segar digiling halus dan 1 gelas air matang. Serbuk biji mahoni diseduh dengan segelas air panas, setelah dingin disaring dan airnya dibagi 2 bagian. Minum sehari 2 kali pagi dan sore.

Selain itu, bisa dengan ½ sendok teh serbuk biji mahoni, ditambah 1  sendok makan madu dan ½ cangkir air panas. Caranya, serbuk biji mahoni diseduh dengan air panas, tambahkan 1 sendok madu, aduk dan minum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari tergantung tingginya tekanan darah.

Menurut Heru, dosis maksimal per hari adalah 200 mg. Namun ia mengingatkan, hati-hati pada penggunaan jangka lama dan dosis besar karena kandungan saponinnya dapat meningkatkan resiko terjadinya kolesterol pada cairan empedu, sehingga menjadi batu empedu dan menyebabkan sakit di ulu hati.

Reporter : Soleman
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018